Suara.com - Saat Indonesia kembali menembus rekor kasus positif terbanyak, negara tetangga Malaysia justru mencatatkan kasus terendah.
Jika pada Rabu, (10/6/2020) terdapat penambahan 1.241 kasus di Indonesia, Malaysia hanya melaporkan dua kasus terbaru.
Ini membuat total kasus di Negeri Jiran itu menjadi 8.338. Demikian seperti dilansir dari World of Buzz.
Total kasus di Indonesia sendiri saat ini mencapai 34.316 dengan total 12.129 sembuh dan 1.959 meninggal dunia.
"Penambahan kasus positif ini disebabkan karena tracing (pendeteksian) yang agresif dilakukan," ujar Yurianto dalam teleconference di Graha BNPB, Jakarta Timur.
Dirjen P2P Kemenkes itu menambahkan jika sebelumnya spesimen mayoritas diandalkan dari pengiriman rumah sakit, kini spesimen juga diperoleh dari puskesmas dan dinas kesehatan daerah setempat yang mendominasi.
"Ini adalah bukti bahwa memang tracing yang agresif akan bisa menangkap begitu banyak kasus positif. Sudah barang tentu kita akan melakukan isolasi dengan sebaik-baiknya secara mandiri agar tidak menjadi sumber penularan bagi orang lain," terangnya.
Sementara itu, dua kasus di Malaysia sendiri terdiri dari kasus impor dan satu lagi adalah kasus transmisi lokal.
Ini adalah hari kedua dimana tidak ada kasus yang melibatkan penduduk setempat.
Baca Juga: Langgar Aturan Karantina COVID-19, WNI Didepak dari Korea Selatan
Di Indonesia Covid-19 sudah menyebar di 424 kabupaten kota di 34 provinsi, dengan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14.242 orang dan 43.945 orang dalam pemantauan (ODP).
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya