Suara.com - Air putih merupakan nutrisi penting, sebab semua organ serta jaringan dalam tubuh bergantung padanya agar dapat berfungsi dengan baik. Oleh karenanya, minum air putih yang cukup sangat diperlukan.
Tubuh sendiri akan kehilangan air secara teratur, termasuk saat tidur di malam hari. Tidak heran jika Anda akan merasa dehidrasi saat bangun keesokan harinya.
Inilah sebabnya, segera minum air putih saat bangun tidur sangat diperlukan. Dilansir Business Insider, berikut alasan kita harus memulai hari dengan segelas air putih:
1. Membantu rehidrasi tubuh
Enam hingga 8 jam tidur yang direkomendasikan pakar untuk tidur di malam hari adalah periode lama tanpa mengonsumsi air.
Meminum satu atau dua gelas air tepat saat bangun adalah cara yang baik untuk dengan cepat merehidrasi tubuh.
"Kebanyakan orang minum kopi terlebih dahulu di pagi hari. Meskipun merupakan sumber antioksidan yang baik, tapi kopi juga menyebabkan dehidrasi. Anda bisa mengimbangi ini dengan air," kata Rania Batayneh, MPH , ahli gizi dan penulis "The One One One Diet".
2. Meningkatkan tingkat kewaspadaan
"Salah satu indikator terbesar dari tuuh lesu atau kurang berenergi adalah tubuh mengalami dehidrasi. Karena air membantu dalam pengaturan tubuh dan fungsi otak, itu juga terkait erat dengan menyeimbangkan suasana hati kita," sambungnya.
Baca Juga: Minum Kopi Pakai Gula Merah Lebih Baik dari Gula Putih, Mitos atau Fakta?
Setelah berjam-jam tidak makan atau minum, hal pertama yang kita konsumsi di pagi hari bisa mengejutkan tubuh. Jika hal pertama adalah air es, itu akan membuat tubuh bekerja dan dapat meningkatkan kewaspadaan serta kurangnya energi.
3. 'Bahan bakar' otak
Menurut Batayneh, dalam hal produktivitas harian, hidrasi sangat penting. Otak manusia terdiri dari 73% air jadi tetap terhidrasi sangat penting untuk menjaga aktivitas otak yang optimal.
"Ketika kita merasa lamban, itu akan tercermin dalam aktivitas pagi, produktivitas di tempat kerja, dan bahkan rutinitas bersama anak-anak."
4. Melawan penyakit
Selama tidur, tubuh dalam mode perbaikan dan pemulihan. Selama waktu ini, sistem kekebalan bekerja keras membersihkan racun dari tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta