Suara.com - Bagi sebagian besar orang yang suka membaca, tempat tidur adalah spot ternyaman bagi mereka. Apalagi membaca saat menjelang tidur.
Namun, membaca sambil tiduran ternyata dapat menganggu kesehatan mata. Posisi ini akan menciptakan ketegangan tambahan pada mata.
Berdasarkan Optical Express, jarak baca yang sehat minimal 30 sentimeter, dengan sudut baca optimal 60 derajat. Untuk pengguna bifokal, ini akan sedikit lebih rendah.
Mata Anda harus fokus ke atas dan membaca pada sudut ini dapat menyebabkan kelelahan mata parah ketika terjadi selama periode waktu berkelanjutan. Ini mengarah ke suatu kondisi yang disebut asthenopia.
Asthenopia menyebabkan gejala seperti kelelahan, ketidaknyamanan di atau sekitar mata, penglihatan kabur, sakit kepala dan kadang-kadang penglihatan ganda.
Membaca dalam posisi horizontal untuk sementara waktu menyebabkan ketegangan pada otot di sekitar mata. Terutama pada otot-otot ekstraokular yang bertanggung jawab untuk pergerakan mata.
Kelelahan mata akibat membaca sambil berbaring membuat mata membutuhkan waktu lebih lama untuk membaca setiap halaman. Gejala yang lebih nyata dapat mencakup sensasi terbakar, kemerahan, iritasi, kering, dan sakit kepala.
Meski begitu, ketegangan tidak akan menyebabkan kerusakan mata permanen, namun hal ini harus dikurangi. Waspadai juga gejala-gejala kelelahan mata, bereaksi terhadap apa yang dikatakan tubuh Anda dan istirahat sejenak dari membaca ketika gejalanya terjadi.
Cara terbaik untuk memastikan mata Anda pada kesehatan optimalnya adalah dengan melakukan pemeriksaan mata setiap dua tahun.
Baca Juga: 5 Cara Mencegah Bulu Mata Menipis, Jangan Suka Mengucek Mata!
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak