Suara.com - Menjaga pola makan dengan asupan gizi seimbang sangat penting dilakukan sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh di tengah pandemi Covid-19.
Sayanganya, menurut British Dietitian Association (BDA) dan European Food Safety Authority (EFSA), hingga saat ini belum menemukan makanan atau komponen bahan makanan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh atau imunitas dan serta merta membuat seseorang tercegah dari infeksi Covid-19.
Meski begitu, manusia tetap membutuhkan sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk menjalankan fungsi sistem imun secara normal agar tubuh bugar dan terhindar dari penyakit lainnya.
Rektor Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L), Iwan Surjawan, PhD, menyatakan, Ada banyak zat gizi yang berperan langsung dalam menjalankan sistem kekebalan tubuh secara normal.
Contohnya, kata Iwan, vitamin (seperti vitamin A, B6, folat, B12, C, dan D) dan mineral (seperti zat besi, seng (zinc), selenium, dan tembaga). Misalnya mengonsumsi makanan seperti brokoli, kembang kol, dan jambu batu yang dipercaya kaya akan sumber vitamin C.
"Vitamin B6 dapat diperoleh dari daging, sayuran, pisang, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Daging, ikan, dan telur adalah sumber vitamin B12 yang baik juga kaya akan vitamin A dan zat besi. Selain itu, penting juga untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan mengonsumsi air putih sebanyak delapan sampai sepuluh gelas per hari,” kata Iwan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (19/6/2020).
Iwan juga mengungkapkan selama pandemi, masyarakat sebaiknya menghindari mengonsumsi makanan tinggi kandungan lemak jenuh, garam dan gula.
Misalnya makanan seperti keripik, gorengan, mi instan atau minuman yag mengandung gula secara berlebihan.
"Konsumsi makanan tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan, obesitas, hingga masalah penyakit kardiovaskular seperti jantung, stroke, diabetes, dan kanker akan lebih tinggi," tambahnya.
Baca Juga: Ternyata Barang-barang Dapur Ini Bisa Berbahaya Bagi Imunitas Tubuh
Ia menyarankan agar masyarakat mengganti camilan tersebut dengan camilan yang lebih sehat seperti buah potong, sayuran atau kacang-kacangan yang kaya akan serat.
Secara terpisah, Widya Indriani, S.T.P., MSc, Faculty of Food Science and Nutrition i3L menjelaskan terdapat perbandingan nutrisi yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dengan terpenuhinya nutrisi yang seimbang, masyarakat diharapkan dapat menjaga fungsi normal sistem kekebalan tubuh. "Setiap harinya, tubuh memerlukan zat gizi makro dan mikro dalam jumlah tertentu untuk proses metabolisme, menjalankan aktivitas fisik, tumbuh, serta mengganti sel-sel atau jaringan yang rusak dalam tubuh," kata Widya.
Selain itu, beberapa vitamin seperti vitamin B kompleks dan C bersifat larut dalam air. Maka ketika jumlahnya berlebih, tubuh akan mengeluarkan vitamin melalui air kencing. Oleh sebab itu, lanjut Widya, penting untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang setiap harinya untuk menjaga fungsi normal dan sistem kekebalan tubuh.
Ia juga menyinggung mengenai masalah kelebihan kalori pada tubuh yang dapat meningkatkan risiko terkena Covid-19.
Kata Widya, Terdapat beberapa penelitian yang menyataan bahwa kondisi- kondisi atau penyakit yang berkaitan dengan obesitas seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung dan hipertensi dapat memperparah gejala pada pasien Covid-19.
"Berdasarkan pengamatan dari beberapa negara seperti Amerika dan Perancis, orang dengan obesitas yang terinfeksi Covid-19, memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena komplikasi dan lebih tinggi prevalansinya untuk mendapatkan perawatan intensif atau Intensive Care Unit (ICU) saat dirawat di rumah sakit," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak