Suara.com - Saat aturan pembatasan sosial mulai dilonggarkan di beberapa negara. Banyak orang mulai kembali melakukan aktivitasnya sehari-hari.
Tetapi, semu aorang tetap disarankan untuk menjaga jarak sosial dan memakai masker selama pandemi virus corona Covid-19 belum usai dan vaksin masih belum ditemukan.
Lalu, bagaimana bila seseorang ingin pergi ke salon untuk perawatan rambut? Mengingat, penerapan jarak sosial cukup sulit antara klien dengan penata rambut.
"Saya ingin sekali merawat rambut yang sudah ubanan. Tapi, saya juga khawatir dengan ancaman kesehatannya," kata Danielle Ompad, seorang profesor NYU dan ahli epidemiologi penyakit menular dikutip dari New York Post.
Danielle Ompad berpendapat bahwa seseorang perlu menunggu waktu yang cukup lama untuk perawatan rambut, meskipun mereka bisa pergi ke Salon ketika aturan pembatasan sosial sudah dilonggarkan.
Terlebih, bila Anda ingin melakukan perawatan yang membutuhkan tatap muka, seperti facial dan manikur. Anda perlu mengambil beberapa tindakan pencegahan agar tak tertular virus corona Covid-19.
1. Hubungi salon yang ingin dituju
Pastikan rumah perawatan atau salon yang Anda pilih melakukan protokol kesehatan yang telah disarankan para ahli. Pihak salon selalu mendisinfeksi area yang sering sentuh dan tidak menerima banyak klien agar semua orang masih bisa menjaga jarak sosial.
Danielle menyarankan Anda untuk menelepon dan mangatur janji terlebih dahulu, sebelum mendatangi rumah perawatan.
Baca Juga: Efek Virus Corona, Rental Motor Malah Jadi Primadona, Kok Bisa?
Pastikan pula semua pekerja selalu menjaga kebersihan dan memakai sarung tangan ketika melayani pelangganya. Anda juga perlu menanyakan cara pihak salon menjaga jarak dengan pelanggannya dan mengurangi penyebaran virus.
2. Pakai masker selama perawatan
Masker wajah adalah kunci untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Sehingga Anda perlu menggunakannya selama perawatan di salon.
Tapi, Danielle menyarankan Anda melepas masker dan beristirahat sejenak ketika melakukan perawatan yang cukup lama hingga masker berkeringat.
"Kamu bisa melepas masker ketika pergi ke belakang atau tempat yang tidak banyak orang. Pastikan orang tidak mendekati Anda ketika melepas masker," kata Danielle.
Anda juga bisa meminta pihak salon untuk menyalakan AC dan membiarkan jendela serta pintu terbuka untuk menjaga sirkulasi udara lancar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?