Suara.com - Laboratorium Baudry di Universitas Alabama di Huntsville (UAH) telah mengidentifikasi 125 senyawa alami yang memiliki potensi untuk kemanjuran terhadap virus corona.
Dilansir dari Medicalxpress, studi ini adalah yang pertama kalinya menggunakan superkomputer untuk menilai kemanjuran pengobatan senyawa alami terhadap protein yang dibuat oleh virus corona.
Terletak di Pusat Shelby Sains dan Teknologi Shelby UAH, laboratorium mencari prekursor potensial untuk obat-obatan yang akan membantu memerangi pandemi global menggunakan superkomputer Cray Sentinel Hewlett Packard Enterprise (HPE).
Tim UAH dipimpin oleh ahli biofisika molekuler Dr. Jerome Baudry Ketua Pei-Ling Chan di Departemen Ilmu Biologi. Baudry melakukan blog video tentang perjalanan penelitian Covid-19 menggunakan sistem Cray Sentinel HPE.
Penelitiannya bekerja sama dengan Pusat Riset Produk Alam Nasional di Fakultas Farmasi dan HPE Universitas Mississippi.
"Kami telah menggunakan superkomputer untuk memprediksi produk alami yang paling mungkin terikat pada tiga protein virus SARS-CoV-2," kata Dr. Baudry.
"Dari 50.000 produk alami yang kami lihat menggunakan superkomputer, kami menemukan beberapa ratus diprediksi berpotensi mengikat protein yang diminati," katanya.
"Kami selanjutnya menemukan 125 yang sangat menarik karena mereka mengikat tepat di tempat yang kami inginkan, mereka tidak terlalu besar tidak terlalu kecil dan mereka memiliki profil kimia obat-obatan," imbuhanya
Ada banyak sumber alami yang beragam di mana telah digunakan pada bahan kimia yang menarik.
Baca Juga: Waspada, Kucing dan Anjing Disebut Bisa Picu Gelombang Kedua Virus Corona
"Banyak dari tanaman obat yang relatif umum yang dapat ditemukan di Amerika dan banyak dari tanaman yang lebih jauh dari Asia Tenggara dan Amerika Selatan, serta dari beberapa strain bakteri dan jamur dari tanah dan samudera," tambah Baudry.
Senyawa yang menjanjikan akan menjalani teknik komputasi yang disebut analisis farmakofor untuk menemukan apa yang memiliki kesamaan bahan kimia dan bahan kimia penting untuk penelitian di masa depan.
Fase selanjutnya untuk senyawa ini adalah pengujian in vitro oleh laboratorium mitra yang akan menggunakan virus hidup dan sel hidup.
Molekul-molekul kimia yang ditemukan paling berkhasiat akan membentuk dasar untuk penelitian obat di masa depan dan proses pengembangan yang mencakup pengujian untuk kemanjuran, toleransi, dan efek samping dalam percobaan manusia.
Proses itu mungkin juga termasuk modifikasi kimia untuk membuat obat lebih efisien, lebih ditoleransi atau keduanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal