Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pandemi virus corona telah memasuki fase baru dan berbahaya ketika kasus Covid-19 harian meningkat mencapai rekor tertinggi pada Kamis (18/6/2020) lalu.
Jumlah kasus baru yang dilaporkan pada Kamis lalu sebanyak 150.000. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan itu adalah peningkatan terbanyak dalam sehari sejauh ini.
Hampir setengah dari total kasus dilaporkan dari Amerika, kata Tedros, dengan sejumlah besar berasal dari Asia Selatan dan Timur Tengah.
"Banyak orang yang merasa muak berada di dalam rumah. Dapat dipahami bahwa banyak negara ingin membuka ekonomi mereka. Tapi virus masih cepat menyebar. Masih mematikan dan kebanyakan orang masih rentan," katanya, dikutip CNBC.
Infeksi virus corona telah membuat 8,8 juta orang sakit dan menewaskan lebih dari 465 ribu orang di seluruh dunia.
Amerika Serikat memiliki wabah terburuk di dunia. Virus ini sudah menginfeksi 2,3 juta orang dan setidaknya 122 ribu telah meninggal.
Tedros mengatakan para pemimpin dunia dan masyarakat perlu melakukan kewaspadaan ekstrim terhadap virus, mendesak mereka untuk fokus pada protokol yang diberlakukan.
"Terus jaga jarak dari orang lain. Tetap di rumah jika Anda merasa sakit. Tutupi hidung dan mulut saat batuk. Pakailah masker saat di saat yang tepat. Terus bersihkan tangan Anda," sambungnya.
Di sisi lain, para ilmuwan di seluruh dunia sedang mengembangkan vaksin untuk Covid-19. Setidaknya ada 141 vaksin dalam pengembangan, menurut WHO. Sekitar 13 di antaranya sudah dalam uji klinis.
Baca Juga: Ini 10 Provinsi Penyumbang Positif Covid-19 Terbanyak di RI Minggu 21 Juni
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur