Suara.com - Kasus Impor Jadi Penyebab Riau Alami Lonjakan Kasus Covid-19
Provinsi Riau mengalami rekor baru dalam penambahan jumlah kasus Covid-19. Pada Senin (22/6), tercatat ada 24 pasien baru yang terinfeksi virus corona.
Padahal, menurut juru bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 Riau dr. Indra Yopi, kasus bertambah tidak pernah lebih dari delapan orang.
"Kemarin ada penambahan jumlah kasus yang luar biasa. Kami biasanya penambahan kasus delapan itu sudah paling maksimal. Kemarin ada penambahan sampai 24 kasus per kemarin, dan sekarang juga meningkat lagi dibandingkan hari kemarin," kata Indra dalam konferensi pers virtual melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (23/6/2020).
Menurut Indra, lonjakan penambahan itu terjadi karena adanya penularan Covid-19 yang berasal dari daerah lain. Hal itu terjadi akibat pelonggaran PSBB yang dilakukan pemerintah.
"Import case semua. Karena memang sudah dibukanya dari pemerintah pusat orang untuk bepergian dan hanya mengandalkan rapid test. Ini jadi kelemahan dan mungkin jadi kritik kami juga," katanya.
Indra menyampaikan, hasil rapid test yang kurang akurat juga jadi kelemahan dalam mengatasi lonjakan kasus tersebut. Ia mengakui bahwa hasil negatif palsu di Provinsi Riau cukup tinggi. Sehingga harus diulangi dengan PCR melalui tes swab.
Untuk itu dalam mengantisipasi kelonjakan kasus, Riau membuat strategi berbeda dari daerah yang lain. Indra mengatakan, Gugus Tugas di Provinsi tersebut todak menerapkan istilah orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.
Sehingga orang yang diketahui memiliki kontak dengan pasien Covid-19, langsung berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Selain itu, lanjutnya, semua pasien yang berstatus PDP juga positif infeksi virus corona harus menjalani rawat isolasi di rumah sakit walaupun hanya bergejala ringan.
Baca Juga: Tanpa PSBB, Kabupaten Rokan Hilir di Riau Berstatus Zona Hijau Covid-19
"Kami tidak mengenal PDP dan Covid itu di luar. PDP dan Covid, walaupun tidak bergejala kami rawat di ruang isolasi rumah sakit," katanya.
Menurutnya, Provinsi Riau tidak mengalami masalah keterbatasan fasilitas rumah sakit untuk pasien Covid-19. Hingga saat ini, tercatat Riau memiliki 644 tempat tidur rumah sakit, sementara jumlah pasien positif virus corona hanya 142 orang.
"Semua pasien Covid-19 dirawat benar-benar sembuh dengan dua kali negatif PCR baru boleh pulang, ditambah tujuh hari di rumah," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial