Suara.com - Dalam sebuah uji coba awal, obat kuno berumur 2000 tahun yakni kolkisina disebut berpotensi untuk melawan virus corona.
Dilansir dari MedicalXpress, kolkisina adalah obat anti-inflamasi yang biasanya diresepkan untuk gout yakni suatu radang sendi atau serangan penyakit asam urat. Dokter juga terkadang menggunakan kolkisina untuk mengobati pericarditis, kondisi di mana kantung sekitar jantung meradang.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim peneliti Yunani yang telah diterbitkan dalam JAMA Network Open pada Rabu (24/6/2020). Peneliti menyebut, bahwa percobaan kecil mereka menunjukkan kolkisina memang dapat membantu mengekang Covid-19 yang parah.
Percobaan melibatkan 105 pasien Covid-19 Yunani yang dirawat di rumah sakit pada bulan April. Selain menerima antibiotik standar dan antivirus (tetapi bukan remdesivir), setengah dari peserta mendapat dosis harian kolkisina hingga tiga minggu, sementara separuh pasien lainnya tidak.
"Hasilnya menunjukkan manfaat klinis yang signifikan dari kolkisina pada pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19," menurut tim yang dipimpin oleh Dr. Spyridon Deftereos, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Attikon di Attiki, Yunani.
Dalam editorial jurnal, sekelompok dokter AS menyatakan, bahwa penelitian kolisina masih memiliki batasan. Tetapi mereka memuji penelitian tersebut yang menunjukkan bahwa obat lama mungkin masih memiliki manfaat baru.
Amir Rabbani, seorang ahli jantung di Universitas California, Los Angeles dan rekannya menekankan dalam tajuk rencana bahwa ukuran penelitian itu masih terlalu kecil untuk memberikan pernyataan yang pasti tentang apakah kolkisina harus digunakan secara rutin terhadap pasien Covid-19.
Tetapi mereka mengatakan bahwa efeknya pada penanda darah tertentu dari fungsi jantung menunjukkan bahwa kolkisina memiliki efek anti-inflamasi dan anti-pembekuan darah yang dapat membantu membatasi kerusakan kardiovaskular yang ditimbulkan oleh Covid-19.
Meski hasilnya cenderung positif, para peneliti sepakat bahwa studi ini masih membutuhkan penelitian lanjut dengan uji coba yang lebih besar.
Baca Juga: Pria Asal India Ini Klaim Temukan Obat Covid-19, Sembuh dalam 7 Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!