Suara.com - Kabar wabah Listeria di beberapa negara yang disebabkan oleh jamur enoki membuat Kementerian Pertanian mengambil kebijakan untuk memusnahkan jamur tersebut di dalam negeri.
Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Dr Ir. Agung Hendriadi, M.Eng, mengatakan jamur enoki yang dimusnahkan adalah jamur yang berasal dari Korea Selatan.
Produk ini diimpor dari Green Co Ltd, Korea Selatan, perusahaan yang sama yang disebut CDC sebagai penyebab wabah di Amerika. "Memerintahkan kepada importir untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur enoki dari Green Co Ltd, Korea Selatan," ujarnya melalui rilis kepada Suara.com, Kamis (25/6/2020).
Dilansir dari Mayo Clinic, Listeria atau listeriosis merupakan infeksi oleh bakteri Listeria monocytogenes yang menyebabkan keracunan makanan.
Bakteria Listeria ini dapat hidup di tanah, air, debu, kotoran hewan dan zat lainnya. Sehingga tak hanya pada jamur enoki, bakteri Listeria bisa terdapat di makanan berikut:
- Sayuran mentah terkontaminasi oleh tanah atau kotoran ternak yang digunakan sebagai pupuk
- Daging hewan yang terkontaminasi listeria
- Susu yang tidak dipasteurisasi (melewati pemanasan tinggi) dan produk lain dibuat darinya
- Makanan olahan seperti daging deli (daging olahan yang biasanya dijual dalam bentuk lembaran) dan hot dog yang terkontaminasi setelah diproduksi
Cara melindungi diri dari Listeria, pastikan untuk mencuci tangan sampai bersih, jika perlu pakai air hangat dan sabun. Jangan lupa untuk cuci tangan lagi jika Anda mengolah daging atau unggas mentah.
Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk melindungi diri dari bakteri atau penyakit Listeria, dirangkum dari WebMD:
1. Bersihkan semua permukaan dapur, talenan dan peralatan dengan air panas dan sabun setelah selesai memasak.
2. Gosok sayuran mentah di bawah air mengalir.
Baca Juga: Selain Kalori, 7 Informasi Ini Harus Anda Perhatikan pada Label Makanan
3. Masak daging, unggas dan telur hingga mencapai 160 derajat Celcius. Jauhkan daging dan unggas mentah dari makanan lain.
4. Gunakan hot dog dan daging deli dalam waktu seminggu setelah Anda membuka kemasan.
5. Cuci tangan Anda dengan sabun sebelum memegang melon utuh. Bersihkan dengan sikat di bawah air mengalir. Makan irisan segera. Buang segala sesuatu yang berada pada suhu kamar lebih dari 4 jam.
6. Jaga suhu di bawah 40 F di dalam kulkas , dan di bawah 0 F di dalam freezer.
Demikian langkah pencegahan yang bisa diambil terkait penyakit Listeria, Semoga membantu!
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi