Suara.com - Rasanya, tak banyak di antara kita yang rutin membaca label makanan dan mengecek informasi nilai gizi alias nutrition fact yang tertulis di sana. Kalaupun Anda mengeceknya, mungkin prioritas Anda adalah mengecek waktu kedaluwarasa dan nilai kalori. Betul tidak?
Padahal, jumlah kalori bukan satu-satunya informasi yang bisa Anda dapat dari label makanan. Dilansir dari Medical Daily, bahkan ketika Anda sedang diet sekalipun, label makanan menyajikan banyak informasi nilai gizi yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan, misalnya saja jumlah serat, lemak jenuh, gula, garam, dan masih banyak lagi.
Deretan informasi tersebut dapat membantu Anda mengambil keputusan ketika membeli makanan. Apakah makanan atau minuman tersebut baik untuk kesehatan Anda atau tidak, bagaimana makanan tersebut akan mempengaruhi gula darah Anda, berapa lama makanan itu akan membuat Anda kenyang, dan bahkan menunjukkan berapa banyak nutrisi yang ada di dalamnya.
Mulailah jadi konsumen yang cerdas dengan memilih makanan yang bermanfaat bagi tubuh Anda. Dan jangan lupa, biasakan diri untuk selalu mengecek 7 informasi nilai gizi ini pada label makanan sebelum memutuskan untuk membelinya.
1. Kalori total per sajian
Misalnya, pada label makanan tertera bahwa sekantong granola memiliki takaran saji 2, dengan nilai kalori sebanyak 200 kalori per sajian. Itu artinya, sekantong granola tersebut memiliki 2 porsi (yang berarti bisa Anda santap dalam 2 kali waktu makan yang berbeda), dengan masing-masing porsinya mengandung 200 kalori.
Mau menghabiskan satu kantong granola sekaligus untuk sarapan? Boleh saja, sih. Tapi itu artinya, Anda akan mendapat asupan 400 kalori (200 kalori dikali 2 porsi). Begitu juga dengan nilai nutrisi lainnya, mungkin akan menjadi 2 kali lipat, termasuk jumlah gula, garam, dan lemak.
2. Jumlah sajian
Satu bungkus makanan tidak sama dengan satu porsi. Seringkali, makanan kemasan memiliki jumlah sajian lebih dari satu. Misalnya tertulis '8 sajian per kemasan'. Artinya, makanan tersebut dapat dibagi menjadi 8 porsi atau dapat dikonsumsi sebanyak 8 kali.
Baca Juga: Terlepas dari Wabah Listeria, Jamur Enoki Penuh Gizi dan Sangat Bernutrisi!
Perlu Anda tahu bahwa informasi nilai gizi yang tercantum merepresentasikan kandungan nutrisi untuk satu sajian, bukan satu kemasan.
3. Protein
Persentase "nilai harian" untuk protein dan makronutrien lainnya didasarkan pada diet 2.000 kalori per hari. Menurut Lisa Dorfman, ahli gizi olahraga dan penulis "Legally Lean", lebih baik untuk melihat jumlah gram dari suatu nutrisi, karena asupan kalori Anda mungkin bervariasi berdasarkan persentase itu.
Dia merekomendasikan wanita aktif berusia 20-an hingga 40-an untuk mendapatkan sekitar 60 hingga 80 gram protein setiap hari, dengan rincian 5 hingga 15 gram saat sarapan (lebih banyak jika Anda berolahraga di pagi hari), 15 hingga 30 gram saat makan siang atau makan malam, dan 5 hingga 12 gram dari camilan.
4. Lemak
Anda juga harus melihat kandungan lemak produk. "Tak perlu fobia lemak, karena lemak membuat kenyang dan membantu Anda menyerap vitamin yang larut dalam lemak," kata Dorfman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak