Suara.com - Setengah tahun sudah masyarakat dunia berkutat dengan pandemi Covid-19. Namun kasus infeksinya masih terus bertambah. Tercatat per Jumat (26/6/2020) pukul 09.00 WIB sebanyak 9.710.205 jiwa terinfeksi virus corona Covid-19 di seluruh dunia.
Dari data itu, sebanyak 5.279.579 orang sudah dinyatakan sembuh. Ini artinya 54,3 persen penduduk dunia sudah sembuh dari Covid-19. Sedangkan korban meninggal dunia tercatat 491.783 jiwa.
Di sisi lain, Amerika Serikat sudah melakukan lebih dari 30 juta pengetesan dilakukan. Dari angka tersebut, didapatkan kasus sebanyak 2.504.588 kasus. Dari angka tersebut sebanyak 1.052.293 orang berhasil dinyatakan sembuh dan sebanyak 126.780 korban meninggal dunia akibat Covid-19.
Tetangga Amerika Serikat, Brasil telah melakukan pengetesan sebanyak 2,7 juta dengan temuan kasus positif mencapai 1.233.147 kasus. Sebanyak 673.729 orang berhasil sembuh dan 55.054 orang meninggal dunia.
Sebagai negara dengan salah satu kasus positif terbanyak, Rusia patut diacungi jempol. Rusia mampu mengetes sebanyak 18 juta masyarakatnya dengan ttemuan kasus 'hanya' sebanyak 613.994 kasus. Dari angka tersebut, sebanyak 375.164 orang yang sembuh dengan angka kematian 8.605 korban jiwa.
India sudah melakukan pengetesan sebanyak 7,5 juta dengan temuan kasus positif 491.170. Sebanyak 285.671 orang berhasil sembuh dengan angka kematian melampau Iran dan Rusia, yakni sebanyak 15.308 korban jiwa.
Di dalam negeri, Indonesia menempati urutan ke-29 dengan kasus Covid-19 terbanyak. Ada sebanyak 50.187 orang terinfeksi, 20.449 orang berhasil dinyatakan sembuh
Adapun jumlah korban meninggal dunia sebanyak 2.620 orang. Ini artinya Indonesia sudah berhasil menekan fatality rate atau angka kematian hingga 5,2 persen. Diketahui, presentase kematian sebelumnya bisa mencapai 7 hingga 8 persen karena temuan kasus dan pengetesan yang masih minim.
Indonesia berhasil melakukan tes sebanyak 708.962 kepada masyarakatnya. Target pemerintah melakukan 20.000 spesimen per hari sehingga bisa menggambarkan kasus di lapangan dengan sebenarnya.
Baca Juga: Pria Asal India Ini Klaim Temukan Obat Covid-19, Sembuh dalam 7 Hari
Di sisi lain, New Normal sudah diterapkan pemerintah. Bahkan kini, pemerintah sudah sampai pada tahap rencana pembukaan kembali obyek wisata alam di berbagai daerah, meski dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal