Suara.com - Berhubungan seks selama ini dianggap sebagai aktivitas yang menyenangkan. Tapi beberapa perempuan kerap mengalami rasa sedih hingga menangis setelah berhubungan seks.
Sementara itu, banyak pasien Covid-19 yang telah lama sembuh mengeluhkan rasa nyeri yang tidak diketahui sebabnya atau misterius. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal Health Suara.com. Berikut artikel terpopuler lainnya:
1. Banyak Wanita Sedih setelah Berhubungan Seks, Ternyata Ini Penyebabnya!
Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa berhubungan seks dengan pasangan akan memberikan rasa bahagia setelahnya. Tetapi, ada beberapa wanita yang justru mengalami kesedihan luar biasa setelah berhubungan seks.
Hubungan seks akan menjadi konsensual. Namun, beberapa wanita bisa mengalami sesuatu yang disebut post-coital dysphoria atau tristesse. Kondisi ini artinya, wanita mungkin merasa sedih, cemas, agresif, gelisah atau melankolis setelah berhubungan seks.
2. Studi: Minum Teh Rutin Ternyata Bisa Kembangkan Kemampuan Otak
Sebuah studi baru-baru ini yang dipimpin oleh para peneliti dari National University of Singapore (NUS) mengungkapkan bahwa peminum teh reguler memiliki wilayah otak yang lebih baik. Kabar baiknya, kondisi ini terkait dengan fungsi kognitif yang sehat dibandingkan dengan orang yang tidak minum teh.
Dilansir dari Science Daily, tim peneliti membuat penemuan ini setelah memeriksa data neuroimaging dari 36 orang dewasa.
Baca Juga: Senang Hubungan Seks Pakai Kondom Beragam Rasa? Awas Risiko Ini Mengincar!
3. Banyak Pasien Covid-19 Ngeluh Rasa Nyeri Misterius Setelah Lama Sembuh
Pasien virus corona atau Covid-19 semakin terserang nyeri misterius bahkan berbulan-bulan setelah mereka dianggap pulih. Demikian seperti dilansir dari New York Pos.
“Apa yang kami lihat sangat menakutkan. Lebih dari separuh pasien, berminggu-minggu setelah tes negatif, masih menunjukkan gejala," kata Prof. Gabriel Izbicki dari Pusat Medis Shaare Zedek Yerusalem.
4. Terus Meroket, Israel Catat 859 Kasus Virus Corona Positif Dalam Sehari
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia