Suara.com - Anak-anak terinfeksi Covid-19 bisa mengembangkan gejala neurologis yang melibatkan sistem saraf pusat dan perifer, serta perubahan splenial pada pencitraan. Hal tersebut dilaporkan secara online dalam JAMA Neurology pada 1 Juli 2020 lalu.
Omar Abdel-Mannan, M.D., dari Great Ormond Street Hospital for Children di London, dan rekannya melaporkan manifestasi neurologis anak-anak dengan Covid-19 dalam serangkaian kasus yang melibatkan pasien yang berusia kurang dari 18 tahun.
Data yang dimasukkan adalah 27 pasien dengan sindrom inflamasi multisistem pediatrik Covid-19. Sindrom ini memang telah dikaitkan dengan infeksi virus corona pada anak yang disebut mirip dengan sindrom langka, yakni kawaki.
Para peneliti menemukan bahwa empat dari julah keseluruhan pasien, yakni 14,8 persen yang sebelumnya sehat mulai mengembangkan gejala neurologis onset baru. Kebanyakan dari pasien ini mengalami ensefalopati, sakit kepala, tanda batang otak dan serebelar, kelemahan otot, dan berkurangnya refleks.
Keempatnya membutuhkan unit perawatan intensif. Pada keempat pasien, ada perubahan sinyal splenium terlihat pada pencitraan resonansi magnetik otak.
Mereka juga mengalami perubahan miopatik dan neuropatik ringan terlihat pada ketiga pasien yang menjalani studi konduksi saraf dan elektromiografi.
Semua pasian anak-anak mengalami penyembuhan neurologis dengan dua pasien baru mengalami pemulihan lengkap pada akhir penelitian.
Dengan penelitian ini, para peneliti menyarankan bahwa dokter harus muai menambahakan Covid-19 sebagai salah satu diagnosis ketika anak-anak datang gejala neurolos/
"Dokter harus menambahkan SARS-CoV-2 (segai kemungkinan diagnisis) pada diagnosis diferensial mereka untuk anak-anak yang mengalami gejala neurologis baru," catat para penulis.
Baca Juga: Masa Pagebluk Corona, Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Pesta Pernikahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026