Suara.com - Sering marah-marah karena hal kecil? Waspada, bisa jadi kesehatan mental Anda sedang terganggu.
Ya, pakar mengatakan sensitif dan marah-marah merupakan tanda awal masalah kejiwaan.
"Iritabilitas merupakan gejala adanya masalah kesehatan mental, terutama pada gangguan kecemasan dan depresi," tutur Kate Renshall, psikolog yang berbasis di Sydney, dilansir ABC Australia.
Ia mengatakan gangguan kecemasan dan depresi rentan menyerang saat pandemi Covid-19. Berdasarkan riset Monash University, sekitar 39 persen perempuan dan 29 lelaki mengalami diagnosis masalah kesehatan mental.
Renshall mengatakan marah-marah memang tidak melulu menandakan depresi dan kecemasan. Namun, marah merupakan emosi dasar yang bisa jadi menyembunyikan emosi lain.
Orang yang marah karena lupa password misalnya, bukan kesal karena mengalammi kelupaan. Bisa jadi ia sebenarnya memiliki masalah di rumah atau kantor yang belum terselesaikan.
"Marah adalah topeng untuk emosi lainnya. Marah bisa dilihat oleh orang lain, namun dibaliknya ada dasar gunung es yang tidak mungkin diketahui," tuturnya lagi.
Lalu, kenapa orang marah ketika kesehatan mentalnya terganggu? Renshall mengatakan hal ini adalah respons tubuh terhadap tekanan yang terjadi.
"Marah membuat kita menggunakan sistem saraf, membuat jantung berdetak kencang, dan Anda jadi lebih berenergi. Ini membuat Anda merasa lebih perkasa, terutama ketika Anda merasa khawatir dan dunia sedang menakutkan," tutupnya.
Baca Juga: Mengurangi Rasa Dendam dan Meningkatkan Kesehatan Mental dengan Memaafkan
Berita Terkait
-
Anak Andre Taulany Marah Kamarnya Direkam ART Diam-Diam
-
Ulasan Buku Kamu Tidak Salah, Ketika Empati Menjadi Kunci Penyembuhan
-
Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Eco-Anxiety di Kalangan Gen Z Meningkat, Ancaman atau Justru Pemicu Aksi Lingkungan?
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa