Suara.com - Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 terus bertambah, meski sejumlah negara masih mengalami kenaikan jumlah kasus secara signifikan.
Dilansir Anadolu Agency, sebanyak tujuh juta pasien Covid-19 di seluruh dunia sudah dinyatakan pulih.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh John Hopkins University di Amerika Serikat, ada sekitar 12,7 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di seluruh dunia.
Sejauh ini, lebih dari 566.000 orang meninggal dunia. Virus Corona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, pertama kali diidentifikasi di China pada Desember 2019.
AS, Brasil, Rusia, dan India adalah negara-negara yang paling terdampak pandemi ini.
Salah satu faktor penurunan angka kasus baru disebabkan tidak adanya infeksi baru pada sejumlah negara. Seperti, Spanyol, Perancis, Swedia, Filipina, Kamerun, Denmark, Sudan, dan Venezuela.
Selain itu, jumlah infeksi baru juga berkurang dibeberapa negara yang kerap kali terjadi menambahan terbanyak. Yaitu di Amerika Serikat bertambah 58.290 kasus, India bertambah 29.108 kasus, dan Brasil bertambah 25.364 kasus.
Hal serupa juga terjadi di Indonesia. Setelah kasus baru sempat menembus hingga lebih dari 2 ribu per hari, data infeksi menurun kemarin menjadi 1.681 pasien.
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pertambahan itu membuat angka kasus virus corona menjadi 75.699 orang.
Baca Juga: Rumah Sakit Belum Siap Kasih Harga Rp 150 Ribu untuk Rapid Test Corona
Kemudian jumlah pasien yang sembuh hari ini mencapai 919 orang. Dengan begitu, total 35.638 pasien Covid-19 sudah dinyatakan sembuh. Adapun penambahan kasus yang meninggal sebanyak 71 orang, sehingga jumlah kematian akibat corona di Indonesia kekinian menjadi 3.606 pasien.
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi