Suara.com - Bambang Cahyo Gunawan, ayah Ivan Gunawan meninggal dunia karena sakit jantung dan GERD kemarin Minggu (12/7/2020). Hal itu diungkap oleh paman Ivan Gunawan, Adjie Notonegoro yang juga terkejut mendengar kabar duka tersebut.
"Sementara karena jantung, gerd aja," tuturnya.
Ivan Gunawan pun bercerita ayahnya sempat mengeluh sakit maag hingga dibawa ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan jantung. Tapi, kondisi jantung ayahnya baik-baik saja.
"Tapi kemarin hari Sabtu papa ngeluh kalau maagnya kayak naik. Karena papa kan punya jantung, maagnya naik, di bawa ke rumah sakit tapi ternyata jantungnya nggak apa-apa, baik-baik saja," kata Ivan Gunawan saat ditemui di rumah duka, di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2020) malam.
Maag dan GERD memang termasuk masalah gangguan pencernaan. Tapi, keduanya adalah dua kondisi berbeda.
Dilansir dari Hellosehat, sakit maag adalah istilah umum yang menggambarkan rasa tidak nyaman karena adanya gangguan pencernaan. Kondisi ini dikenal dengan istilah medis dispepsia.
Kondisi ini ditandai dengan rasa tidak nyaman di area perut bagian atas dan bisa menyerang orang segala usia.
Sedangkan, GERD (Gastroesophageal Refluks Disease) adalah kondisi ketika cairan asam lambung naik ke esofagus hingga mulut. Sebagian orang yang sakit maag juga mungkin mengembangkan GERD.
Letak perbedaan GERD dan maag adalah timbulnya heartburn atau sensasi terbakar di dada disertai gejala yang lebih berat. Asam lambung yang naik ini bisa mengiritasi dinding esofagus dan menimbulkan rasa panas dada hingga kerongkongan.
Baca Juga: Kamar Mandi Umum Berisiko Sebarkan Virus Corona, Begini Pencegahannya!
Pada orang sakit maaag, mereka bisa mengalami gejala nyeri perut bagian atas, kembung, sering buang angin dan perut terasa penuh saat makan.
Sementara GERD menimbulkan gejala yang lebih berat, seperti sakit pada dada, kesulitan menelan, rasa mengganjal di tenggorokan, naiknya asam lambung dan kondisinya akan lebih parah di malam hari.
Berita Terkait
-
Cerita Marshel Widianto Nyaris Meninggal, Sesak Napas di Mobil Berujung di Meja Operasi
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
-
Kisah Hijrah Ivan Gunawan: Dulu Tak Ingat Allah hingga Kaget Doanya Langsung Dikabulkan
-
Takjub Lihat Masjid Baru Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Nggak Kepikiran Impiannya Terwujud
-
Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026