Suara.com - Komedian Omaswati atau Omas dinyatakan meninggal pada Kamis (16/7/2020). Menurut komedian Mastur (adik Omas), kakaknya meninggal karena tiga penyakit, yaitu diabetes, msalah paru-paru, asma.
"Sakitnya sudah lama, sebelum puasa itu dia sudah sakit. Masuk rumah sakit, setelah diperiksa penyakitnya paru-paru, diabetes, asma," ungkap Mastur.
Diabetes sendiri merupakan kondisi kronis yang didiagnosis dengan kadar gula darah tinggi yang tidak normal. Penyakit ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi, seperti kerusakan mata, ginjal, penyakit pembuluh darah, amputasi, hingga kerusakan kulit.
Tetapi seperti yang dilansir dari Insider, diabetes sendiri akan memunculkan tanda-tanda kunci sebelum Anda menyadarinya.
Menurut Orville Kolterman, MD, kepala petugas medis di Pendulum, berikut adalah gejala paling umum:
1. Polifagia atau rasa lapar yang berlebihan
Dilansir dari Insider, penderita diabetes mungkin mengalami kelaparan berlebihan karena tubuh tidak lagi memproduksi atau menggunakan insulin dengan benar.
Insulin adalah hormon yang membantu memecah gula dari makanan dan mengubahnya menjadi energi. Tetapi ketika insulin tidak tersedia atau tidak berfungsi dengan baik di dalam tubuh, maka tubuh tidak mendapatkan energi dari makanan.
Hal ini dapat menyebabkan tubuh merasa lapar, bahkan ketika sudah makan.
Baca Juga: Kronologi Omas Meninggal Dunia: Meninggal saat Nonton Televisi
"Resistensi insulin dan kadar insulin tinggi berkembang sebelum gula darah tinggi, jadi ini adalah tempat yang bagus untuk membuat beberapa perubahan sejak dini," kata kata Stephanie Redmond, seorang dokter farmasi dan salah satu pendiri Diabetes Doctor Supplements.
2. Poliuria atau sering buang air kecil
"Ketika kadar gula darah meningkat, ginjal mulai membuang gula itu ke dalam urine," kata Kolterman. Sehingga penderita diabetes akan lebih sering ingin kencing.
"Jika Anda lebih sering buang air kecil, terutama jika sudah mencapai dua kali lipat dari kebiasaan Anda, itulah yang perlu diawasi," kata Redmond.
3. Polidipsia atau rasa haus meningkat
Banyak penderita diabetes minum lebih banyak untuk mengatasi rasa haus karena proses mengeluarkan cairan lebih cepat. Ketika diabetes juga di tingkat lanjut, penderita bisa mengalami dehidrasi parah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua