Suara.com - Bersepeda kini menjadi tren tersendiri, terutama bagi masyarakat ibukota. Mulai dari anak muda hingga orang tua memilih sepeda sebagai sarana olahraga.
Tapi, banyak di antara masyarakat yang melakukan olahraga sepeda tanpa pemanasan terlebih dahulu. Hasilnya, tidak jarang dari mereka yang mengalami saat tengah melakukan olahraga.
Sebagai sebuah bentuk olahraga, bersepeda tentunya juga butuh pemanasan. Lalu, bagaimana pemanasan sebelum bersepeda yang baik dan juga benar?
"Menurut pendapat kita dalam pemanasan termasuk stretching termasuk kegiatan olahraga. Pemanasan yang diperhatikan gimana kita mau meningkatkan heart rate istirahat,"ungkap Ketua Sports, Shoulder, Spine, & Foot & Ankle Clinic, Siloam Kebon Jeruk, dr. Henry Suhendra, Sp.OT, dalam seminar online, Senin, (20/7/2020).
Menurutnya, tidak bisa langsung mengambil porsi jarak atau durasi yang berlebih. Sehingga aktivitas dari yang tadinya istirahat harus dinaikkan secara perlahan.
Seperti bersepeda ada target yang mau dicapai, tidak boleh berlebihan dan berbahaya. Gimana caranya makanya pelan pelan, dan mengenai streeching pasif streeacing itu tidak baik itu sama dengan karet dingin nanti putus ketika direntangkan," ujar Henry.
Oleh sebab itu, bentuk pemanasan yang disarankan ialah dynamic stretching. Artinya saat melakukan aktivitas olahraga harus dimulai dari tempo yang lambat terlebih dahulu.
"Aktivitasnya sama tapi heart ratenya diturunkan ," kata dia.
Oleh karena itu, ia menyarankan bagi para awam dan pemula untuk tidak mengambil jarak dan durasi yang jauh dan lama. Henry mengatakan, lebih baik bersepeda selama 30 menit secara rutin dan konsisten.
Baca Juga: Tembus 100 Km/Jam, Motor Elektrik Ini Dibuat dari Sepeda dan Mesin Cuci
"Di kalangan masyarakat itu banyak yang berlebihan, ikut-ikutan tidak melihat limit masing masing itu yang bahaya kalau untuk kesehatan cukup 30 menit, itu sudah cukup terlatih, jadi harus dibedakan sepeda untuk sehat bukan senang," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026