Suara.com - Anak-anak yang terinfeksi yang berusia di bawah 5 tahun dapat membawa virus corona hingga 100 kali lebih banyak di hidung dan tenggorokan mereka dibandingkan orang dewasa.
Meskipun menunjukkan gejala ringan, penelitian yang dipublikasikan Kamis di jurnal JAMA Pediatrics.
Para ilmuwan melihat sampel swab dari 95 anak-anak, yang sebagian besar melaporkan demam atau batuk ringan di daerah Chicago. Studi ini tidak membuktikan bahwa anak-anak yang terinfeksi menular, namun, penulis percaya itu harus dipertimbangkan dalam perdebatan pembukaan kembali sekolah.
"Situasi sekolah sangat rumit ada banyak nuansa di luar yang ilmiah," kata Dr. Taylor Heald-Sargent, seorang ahli penyakit menular di Rumah Sakit Anak Ann dan Robert H. Lurie, yang memimpin penelitian itu mengatakan kepada New York Times. .
"Tapi satu hal yang dapat diambil dari hal ini adalah kita tidak dapat berasumsi bahwa hanya karena anak-anak tidak sakit, atau sangat sakit, mereka tidak memiliki virus."
Heald-Sargent menambahkan bahwa, "Tidak akan mengejutkan jika [anak-anak] dapat menumpahkan" virus dan menyebarkannya ke orang lain.
Penelitian ini juga tidak menentukan ras peserta atau apakah mereka memiliki kondisi mendasar. Namun, para ahli menyebutnya sebagai titik tolak yang penting.
"Saya telah mendengar banyak orang mengatakan, 'Ya, anak-anak tidak rentan, anak-anak tidak terinfeksi.' Dan ini jelas menunjukkan itu tidak benar," kata Stacey Schultz-Cherry, ahli virus di St Jude Children's Research Rumah sakit mengatakan kepada The Times.
"Saya pikir ini adalah langkah pertama yang penting, sangat penting, dalam memahami peran yang dimainkan anak-anak dalam transmisi."
Baca Juga: Akhirnya Menyerah, Vietnam Catat Korban Meninggal Pertama Akibat Covid-19
Selama penelitian, para peneliti menguji penyeka nasofaring yang dihidupkan saat berkendara melalui lokasi pengujian di dekat Chicago antara 23 Maret dan 27 April.
Hasil ini sesuai dengan penelitian di Jerman, yang menunjukkan bahwa anak-anak yang tidak memiliki gejala memiliki viral load setinggi orang dewasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma