Untuk urusan memilih buku bacaan bagi anak, Ratih mengimbau orangtua untuk selalu membaca peruntukkan usia yang biasa ditulis pada buku.
4. Mempererat hubungan anak dan orangtua
Manfaat mendongeng dipercaya mampu membentuk hubungan fisik dan emosional yang lebih baik antara anak dan orangtua.
Itu terjadi karena mendongeng bisa menyertakan sentuhan, usapan serta pelukan antara orangtua dan anak. Dongeng juga dapat menjadi medium untuk meningkatkan rasa percaya serta keterikatan anak kepada orangtua.
"Mendongeng berkontribusi dalam perkembangan anak karena dapat mengaktifkan pusat emosi di otak dan melatih fokus perhatian mereka. Mendongeng membantu melatih anak berpikir secara terstruktur, menstimulasi kreativitas, memperkenalkan berbagai nuansa emosi, dan proses identifikasi yang erat kaitannya dengan pembentukan pribadi positif ketika anak menjadi dewasa kelak," kata Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi, saat ditemui dalam acara #SentuhanIbu di Jakarta, Rabu, (28/11/2018).
5. Menggali bakat terpendam anak
Bakat dan kreativitas anak yang terpendam juga dapat digali dan dikembangkan melalui pemberian bacaan atau mendengarkan dongeng yang bermanfaat sesuai dengan usia anak.
Baca Juga: Malam Hari Adalah Waktu Terbaik Mendongeng, Ini Alasannya
Menurut Murti Bunanta, pendiri Kelompok Pecinta Bacaan Anak (KPBA), bacaan itu sangat besar manfaat dan pengaruhnya bagi perkembangan intelektual dan kepribadian anak.
Ini dikarenakan jika orangtua memilih buku atau cerita yang bagus, banyak hal yang bisa dipetik oleh anak. Misalnya, lanjut dia, nilai-nilai toleransi, persahabatan, kasih sayang dan masih banyak lagi.
Berita Terkait
-
Pojok Literasi di Muara: Bukti Nyata Dongeng Bentuk Generasi Penerus yang Cerdas dan Berkarakter
-
Membaca Nyaring: Cara Sederhana Membangun Bonding Kuat dengan Anak
-
Kurikulum Merdeka Ajak Orangtua Lebih Dekat dengan Anak
-
Ulasan Buku 'Mari Mendongeng': Panduan Belajar Mendongeng
-
Mendongeng Bersama 1001 Anak di Stasiun Kereta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak