Suara.com - Saat ini semua orang disarankan memakai masker untuk melindungi diri dari penyebaran virus corona Covid-19. Terlebih sekarang semua orang sudah kembali beraktivitas normal, meski pandemi belum usai.
Sebelumnya, para ahli menyarankan orang awam memakai masker kain ketika berpergian. Sedangkan masker bedah diperuntukan tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.
Tapi, CDC merekomendasikan masker dengan katup atau ventilasi pernapasan tidak boleh dipakai untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
Pada dasarnya, semua orang disarankan memakai masker untuk membantu mencegah cairan tetesan pernapasan tubuh mengenai orang lain, permukaan atau berterbangan di udara.
Karena, hal itu mungkin saja terjadi ketika seseorang batuk, bersin atau berbicara dengan suara keras sehingga cairan pernapasan bisa keluar.
Tapi dilansir dari Wfla.com, masker dengan katup atau ventilasi memungkinkan udara dihembuskan melalui lubang tersebut. Pada akhirnya, lubang itu bisa menyebabkan tetesan cairan pernapasan tubuh dari orang yang terinfeksi virus keluar, lalu menularkannya ke orang lain.
Sehingga, jenis masker exhaust atau dilengkapi lubang ventilasi ini tidak membantu melindungi diri maupun orang lain dari virus corona Covid-19.
Sebab semestinya masker bisa mengurangi penyebaran virus corona Covid-19 ketika digunakan oleh orang-orang di tempat umum.
Baca Juga: Ada Jejak Virus Corona di Frozen Food, Ini Peringatan dari Para Ahli!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?