Suara.com - Brasil mencatatkan penambahan secara signifikan dalam kasus baru dan kematian karena virus Corona untuk sehari terakhir.
Dilansir ANTARA, 50.032 kasus baru virus corona beserta 892 kematian tercatat dalam 24 jam terakhir, kata Kementerian Kesehatan Brasil pada Sabtu (22/8) waktu setempat.
Sejauh ini, jumlah kumulatif kasus penyakit pernapasan tersebut mencapai 3.582.362 kasus sejak pandemi mulai melanda negara terbesar Amerika Latin itu.
Sementara itu, total kematian COVID-19 terus bertambah menjadi 114.250, menurut data kementerian.
Update COVID-19 Global
Brasil menjadi negara kedua dunia yang paling parah terdampak pandemi virus corona setelah Amerika Serikat.
Data dari situs worldometers.info, ada 249.009 infeksi baru covid-19 dalam waktu 24 jam. Membuat total kasus di seluruh dunia menjadi 23,35 juta orang tersebar di 215 negara.
Sebanyak 807.677 jiwa meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona dan 15.849.720 dinyatakan sembuh.
Meski begitu, ancaman gelombang kedua virus corona masih menjadi ancaman, salah satunya bagi Korea Selatan. Negeri ginseng itu bahkan kembali mengetatkan pembatasan wilayah untuk menghentikan laju penularan virus.
Baca Juga: Gara-gara Belajar Online karena COVID-19, Penjual Bakso Bikin Layangan
Menteri Kesehatan Park Neung-hoo mengumumkan larangan baru dengan penutupan pantai, tempat hiburan malam dan gereja, serta meniadakan penonton dari pertandingan olahraga profesional.
Pemerintah mengatakan tidak menganggap enteng keputusan itu, tetapi merasa pembatasan diperlukan setelah sembilan hari berturut-turut infeksi baru terus melonjak.
Jumlah kasus virus corona di Korea Selatan tercatat ada 17.002 orang, peringkat 27 dari seluruh negara di Benua Asia. Sebanyak 14.169 telah dinyatakan sembuh dan 309 jiwa meninggal dunia.
Negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Asia terdapat di India dengan total 3.043.436 orang, bertambah 70.068 infeksi baru dalam 24 jam.
Sementara Indonesia, diperingkat 9 dengan jumlah kasus 151.498, bertambah 2.090 orang baru positif Covid-19 dalam satu hari.
Berita Terkait
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Rekam Jejak Jefferson Carioca: Gelandang Timnas Brasil yang Direkrut Persis Solo
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini