Suara.com - Indonesia sempat kesulitan melakukan uji tes swab Covid-19 karena jumlah lab yang terbatas. Namun kini Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Task Force Riset & Inovasi Teknologi untuk penanganan Covid-19 (TFRIC-19) berinovasi dengan membangun Mobile Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL-2).
Mobile Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL-2) diklaim mempunyai kapasitas pemeriksaan swab sekitar 120 spesimen Covid-19 per 12 jam dan dilengkapi dengan 2 swab chamber. Dengan begitu, sampel Covid-19 atau spesimen yang masuk dapat segera dianalisis tanpa perlu mengirimkannya kembali ke kota atau lab besar.
Mobile Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL-2) sendiri rencanya akan didistribusikan ke daerah-daerah di Indonesia. Di Palembang, Sumatera Selatan, lab berjalan tersebut dibawa oleh Yayasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Bank Negara Indonesia (BNI) .
"Mobile Lab Bio Safety Level 2 ini harus segera didistribusikan ke daerah-daerah di Indonesia, dan untuk saat ini kami akan melakukan pengiriman jalur darat ke Palembang pada Senin (31/8)," kata Harjawan Balaningrath, Kepala Yayasan BUMN Mobile Laboratorium Bio Safety Level 2 melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Senin (31/8/2020).
Saat sampai di Palembang, Mobile Lab Bio Safety Level 2 rencananya akan beroperasi di Rumah Sakit Pertamina Plaju Palembang melalui PT Pertamina Bina Medika-IHC (Pertamedika-IHC).
"Pengiriman Mobile Lab Safety Level 2 ke Rumah Sakit Pertamina Plaju pasti penuh tantangan dengan risiko kerusakan karena lewat jalur darat, namun hal tersebut tidak menjadi halangan bagi kami untuk membantu daerah yang sangat membutuhkan," lanjut Harjawan Balaningrath.
Laboratorium Bio Safety Level 2 atau Lab BSL-2 diharapkan akan terus bertambah seiring rencana pengaktifan kembali 72 lab yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini juga dilakukan sebagai upaya pencapaian target pemeriksaan 10.000 tes PCR per hari di Indonesia guna menghimpun data akurat mengenai jumlah pasien Covid-19 dan sebarannya di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini