Suara.com - Pesinetron Citra Kirana menceritakan bagaimana dokter membuat dirinya merasa nyaman selama melahirkan pada Jumat (28/8/2020) kemarin.
"Happy banget sih aku di ruang operasi, justru dengerin playlist lagu-lagunya dokter. Enjoy banget," kata Citra Kirana di RSIA Bina Medika, Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (30/8/2020).
Ini adalah salah stau trik dari sang dokter untuk membuat pasiennya rileks selama persalinan.
"Jadi ada playlist lagu kesukaannya bu Citra juga. Jadi pas operasi, pas lagu yang disuka diputerin," kata Dokter Sandy yang menangani Citra Kirana.
Mendengarkan musik selama melahirkan, memang dapat menghilangkan rasa sakit.
Menurut sebuah studi, mendengarkan musik dapat mengubah cara seseorang merasakan nyeri dengan mengurangi ketidaknyamanannya.
Pada 2012, peneliti menerbitkan sebuah makalah yang membahas tentang musik apa yang sangat cocok untuk relaksasi selama persalinan.
Sebanyak 14 ahli terapi jusik memberi rekomendasi dan menganalisis 30 pilihan musik. Kemudian, sekelompok 80 orang dewasa sehat mendengarkan musik dan menilai berdasarkan bagaimana perasaan mereka.
Peneliti menemukan ada sifat intristik tertentu dalam musik yang membuat perasaan rileks. Ini termasuk tempo, harmoni, ritme, instrumen, melodi, suara, dan nada.
Baca Juga: Vagina Kendur Karena Melahirkan, Coba Atasi dengan Cara Ini
Berdasarkan Evidence Based Birth, temuan ini sebenarnya menunjukkan bahwa keakraban dan preferensi mereka terhadap musik sangat berkaitan dengan seberapa santai mereka ketika mendengarkan.
Dengan kata lain, musik itu pribadi. Ada beberapa kualitas obyektif yang membuat musik menjadi rileks, tetapi musik juga sangat subjektif, sesuatu yang mungkin membuat seseorang rileks, mungkin tidak menyebabkan hal itu bagi yang lain.
Menurut laman Medical Center University of Vermont, mendengarkan musik selama persalinan juga dapat membantu memperpendek durasinya.
Mereka merekomendasikan beberapa pilihan musik sesuai dengan proses yang sedang dilakukan:
- Persalinan dini : Pilih musik yang ingin didengarkan
- Persalinan aktif: Pilih musik yang menenangkan
- Mendorong: Pilih musik dengan energi lebih tinggi
- Setelah lahir: Pilih musik yang menggambarkan 'perayaan' dan membahagiakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!