Suara.com - Anda sedang berusaha menurunkan berat badan tapi masih belum berhasil? Mungkin kalian perlu mencoba diet keto. Apa itu diet keto? Apa manfaat diet keto dan bagaimana cara melakukan diet keto? Berikut ini penjelasannya.
Diet keto adalah diet yang dilakukan dengan menerapkan pola makan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi namun rendah karbohidrat. Diet keto yang dilakukan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan meningkatkan konsumsi lemak agar lemak dalam jumlah tinggi tersebut agar kondisi tubuh mencapai tahap ketosis.
Tahap ketosis ini bertujuan untuk membakar lemak sebagai sumber energi utama dan mengubah lemak menjadi keton pada hati sehingga memberikan energi ke otak.
Diet keto ini populer karena dianggap cepat menurunkan berat badan namun masih memiliki pro dan kontra. Diet ini dianggap berbahaya terhadap kesehatan jika tidak dilakukan dengan benar.
Manfaat Diet Keto
Diet keto disarankan untuk dilakukan di bawah pengawasan dokter agar kesehatan dapat dikontrol dan dipantau perkembangannya.
Pada awal mulanya, diet keto digunakan untuk mengatasi beberapa penyakit untuk mengurangi timbulnya kejang pada penderita epilepsi yang tidak berhasil ditangani dengan obat.
Diet keto dapat berfungsi untuk mengontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Diet keto dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang merupakan lemak sehat seperti ikan salmon, kacang-kacangan dan buah alpukat. Dengan mengonsumsi itu, tubuh dapat memberbaiki kinerjanya dalam menyimpan dan memproses energi dan menyebabkan meringankan gejala diabetes yang dirasakan.
Orang yang melakukan diet ini disarankan untuk memeriksa kadar gula setiap hari sebagai cara untuk mengontrol diet dan mencegah terjadinya ketoasidosis.
Baca Juga: 5 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Mulai Diet Keto
Diet keto juga mampu meringankan gejala epilepsi pada anak, mengurangi resiko penyakit jantung, dan resiko gangguan sistem saraf. Dengan konsumsi lemak sehat dapat mengurangi resiko penyakit jantung karena diet ini mampu menurunkan kadar insulin sehingga kolestrol dalam tubuh juga menurun.
Selain itu, diet keto juga dapat menangani gangguan pada sistem saraf seperti penyakit Parkinson, Azheimer, dan gangguan tidur. Manfaat lain setelah melakukan diet keto dapat mengurangi jerawat, membantu penganan PCOS, menghambat perkembangan kanker, menghambat peradangan pada asam urat.
Makanan yang Dianjurkan untuk Diet Keto
Kunci agar diet keto Anda sukses adalah pentingnya mengurangi konsumsi karbohidrat setiap hari dalam jumlah yang besar.
Diet dalam standar (standard ketogenic diet) ini meliputi pola makan sejumlah 75 persen konsumsi lemak dan 20 persen konsumsi protein dan 5 persen konsumsi karbohidrat. Untuk diet yang tinggi protein (high-protein ketogenic diet) meliputi konsumsi 60 persen lemak, 20 persen konsumsi karbohidrat dan 35 persen konsumsi protein.
Makanan yang dianjurkan untuk diet keto adalah makanan kaya lemak antara lain:
- Telur
- Ikan Tuna, Salmon
- Sayuran
- Kacang dan biji-bijian
- Alpukat
- Garam, Merica
- Minyak zaitun
- Daging
- Krim, keju dan mentega
Diet keto dianjurkan untuk dilakukan dalam jangka pendek (mulai dari 2–3 minggu hingga batas maksimal 6–12 bulan) sebatas untuk mengurangi lemak tubuh dan memperbaiki kesehatan, selanjutnya diikuti dengan pola hidup sehat. Meski begitu, apabila melakukan diet ini dianjurkan untuk melakukan konsultasi ke dokter untuk mengurangi resiko yang dapat membahayakan kesehatan.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?