Suara.com - Saat hamil, Anda sebaiknya menghindari aktivitas mengecat rumah ataupun terpapar bau cat. Paparan cat dan bau cat bisa berdampak buruk bagi janin, terutama di trimester pertama.
Lalu, bagaimana cara aman mengecat rumah bagi bumil? Dikutip dari AsiaOne, ini dia tips aman mengecat rumah bagi bumil.
1. Biarkan udara masuk
Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik saat Anda mengecat. Tujuannya, agar bau cat tidak tertinggal di dalam. Ini membantu Anda menghirup udara segar dan menurunkan risiko menghirup bau cat saat hamil.
2. Gunakan masker
Sebaiknya gunakan masker wajah atau respirator untuk melindungi diri Anda dari bau cat. Jika Anda merasa mual atau pusing, segera keluar dari ruangan.
3. Lindungi kulit
Lindungi kulit Anda dengan sarung tangan. Selain itu, kenakan baju lengan panjang, celana panjang, serta kacamata pelindung agar cat tidak menempel di kulit Anda. Cat apa pun yang emnempel di kulit harus segera dibersihkan dengan sabun dan air.
4. Hindari naik tangga
Baca Juga: Bosan dengan Warna Cat Rumah? Ini tips Mengecat Rumah
Bumil cenderung mengalami pergeseran pusat gravitasi, yang berarti mudah kehilangan keseimbangan tubuh. Oleh karena itu, hindari mengecat permukaan dinding yang tinggi, ataupun menaiki tangga. Biarkan orang lain yang melakukannya untuk Anda.
5. Sering-sering beristirahat
Pastikan untuk sering-sering beristirahat dan keluar ruangan untuk mendapatkan udara segar. Hal ini juga akan mengurangi paparan bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh.
6. Segera mandi usai mengecat
Setelah selesai mengecat, pastikan Anda mandi dan keramas untuk menghilangkan bau cat yang mungkin menempel di tubuh.
7. Hindari mengecat selama trimester pertama
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026