Suara.com - Hand sanitizer memang menjadi benda penting selama pandemi Covid-19. Namun jika tidak hati-hati dalam penggunaannya, hand sanitizer dapat membuat celaka.
Contohnya seperti yang dialmi oleh seorang ibu di Texas, Kate Wise. Setelah menidurkan ketiga putrinya di rumah mereka di Round Rock, Texas, Amerika Serikat pada Minggu (30/8/2020), ia menggunakan hand sanitizer kemudian menyalakan lilin.
Dalam hitungan detik setelahnya, seluruh tubuh Wise terbakar api. Dilansir dari Health, insiden tersebut menyebabkan "ledakan seperti bom," dan meninggalkannya dengan luka bakar tingkat dua dan tiga di sekujur tubuhnya, termasuk wajahnya.
Kate Wise akhirnya dibawa ke rumah sakit Austin, Texas di dekatnya dengan luka bakar menutupi 18% tubuhnya. "Barang ini setidaknya mengandung 62 persen alkohol, jadi orang perlu berhati-hati," kata Will Hampton, juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Round Rock.
Hampton menambahkan bahwa apa pun merek pembersih tangan yang Anda gunakan, itu mudah terbakar jika mengandung etil alkohol.
Dalam video YouTube yang diposting 17 April, Asosiasi Perlindungan Kebakaran Nasional memperingatkan bahwa pembersih tangan dapat menyala jika bersentuhan dengan "sumber pengapian yang layak" karena kandungan alkoholnya yang tinggi.
"Bahan aktif di sebagian besar hand sanitizer adalah etanol," kata William L. Schreiber, PhD, ketua departemen kimia dan fisika dan koordinator ilmu laboratorium medis di Monmouth University, sebelumnya kepada Health.
Sebagai informasi, etanol adalah jenis alkohol yang juga ada dalam anggur, bir, dan minuman keras lain namun dengan konsentrasi jauh lebih rendah. Berbeda dengan hand sanitizer yang memiliki kadar sekitar 70 persen untuk menonaktifkan virus.
Schreiber mengatakan jika sumber penyulut seperti lilin dan yang lainnya dinyalakan lalu bersentuhan dengan hand sanitizer, itu bisa menyebabkan kebakaran.
Baca Juga: Yakin Hand Sanitizer Anda Aman? Begini Cara Ahli Memastikannya
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyatakan di situsnya bahwa meskipun kejadian kebakaran yang berkaitan dengan hand sanitizer berbasis alkohol sangat rendah.
Untuk memastikan keamanan dari kebakaran, CDC menyarankan untuk mengurangi sumber penyulutan, memastikan penyimpanan hand sanitizer dengan cara yang aman, dan menetapkan metode untuk keluar cepat jika terjadi kebakaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional