Suara.com - Hari Olahraga Nasional diperingati setiap tanggal 9 September. Meski dirayakan di tengah pandemi, tidak membuat manfaat olahraga untuk tubuh berkurang sedikit pun loh.
Justru, olahraga wajib tetap dilakukan demi meningkatkan imunitas tubuh. Tapi ingat, protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak wajib dilakukan saat olahraga.
Untuk mengetahui manfaat olahraga, simak pembahasannya berikut ini.
1. Manfaat olahraga lari
Belakangan ini, lomba lari atau family run sedang tren di berbagai kota. Lari yang kini jadi gaya hidup memang menyimpan berbagai manfaat kesehatan.
Selain menggerakkan otot dan sendi, olahraga ini berperan dalam menurunkan faktor risiko terjadinya penyakit diabetes, hipertensi, jantung koroner dan stroke.
2. Manfaat olahraga di rumah
Menurut penelitian yang dilakukan oleh enam profesor di Universitas Sydney dan diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine beberapa tugas sehari-hari sebenarnya telah masuk dalam klasifikasi sebagai aktivitas fisik intensitas tinggi atau HIIPA.
Baca Juga: Olahraga yang Tepat Selama Menstruasi, Apa yang Perlu Diperhatikan?
Manfaatnya sangat besar, termasuk mengurangi risiko penyakit jantung hingga memperbaiki pernapasan.
3. Manfaat Olahraga Untuk Kesehatan Kulit
Sudah bukan rahasia lagi, jika olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tapi tahukah Anda jika aktivitas ini juga bisa membuat kulit wajah lebih baik lagi sehat?
Ya, menurut seorang dermatologis, olahraga rutin adalah salah satu kunci untuk mendapatkan kulit yang sehat. Hal ini, jelas dia, dikarenakan olahraga melancarkan sirkulasi dan distribusi oksigen, serta peredaran darah.
"Dengan olahraga, ini berarti sel kulit ternutrisi dengan baik. Sehingga kerjanya bisa lebih maksimal, di mana darah membawa oksigen dan nutrisi ke sel-sel yang aktif ke seluruh tubuh, termasuk kulit," ujarnya dalam acara Nivea Men, di Jakarta, Rabu (18/5/2016).
4. Manfaat Olahraga Bela Diri
Olahraga bela diri tak hanya memerlukan tingkat kekuatan fisik yang baik, tapi juga kekuatan mental.
Kekuatan mental ini sangat penting untuk olahraga bela diri, sehingga dikatakan oleh para peneliti bahwa kekuatan pukulan dari seorang karateka mungkin bukan berasal dari kekuatan ototnya melainkan dari kontrol yang baik di otak terhadap gerakan ototnya.
Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak yang berlatih taekwondo meraih nilai tes matematika yang lebih baik, begitu pula dalam tes perilakunya.
Berita Terkait
-
6 Olahraga Ringan saat Puasa untuk Jaga Stamina, Tubuh Tetap Sehat Selama Ramadan
-
7 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa agar Tetap Bugar
-
Keren di Instagram, Ilegal di Mata Hukum: Sisi Gelap Bisnis Padel Ibu Kota
-
Scroll, Klik, Ngiler! Cara Menyiksa Diri di Aplikasi Makanan saat Ramadan
-
Basketball Therapy: Saat Basket Bisa Meredakan Emosi dan Menjalin Koneksi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia