Suara.com - Memiliki wajah mulus dan bersih merupakan dambaan semua orang. Tak ayal bila berbagai macam produk perawatan wajah serta estetika wajah dan kulit ramai menjadi incaran masyarakat.
Tapi eits, tak semua produk-produk tersebut memiliki kandungan zat yang aman bagi tubuh manusia lho. Dilansir dari catatan BPOM, ada enam bahan berbahaya yang kerap terkandung dalam kosmetika khususnya kosmetik ilegal.
Apa saja? Berikut jabarannya!
1. Merkuri
Merkuri sering disalahgunakan untuk krim atau lotion pemutih wajah maupun kulit. Logam berat yang terkandung dalam merkuri sangat berbahaya. Dan meski pada konsentrasi kecil, merkuri tetap memiliki sifat beracun.
Merkuri juga dapat menimbulkan perubahan pada warna kulit, menimbulkan bintik hitam, alergi, iritasi kulit, kerusakan permanen pada susunan saraf otak, ginjal, hingga gangguan perkembangan janin. Pada paparan jangka pendek dalam dosis yang tinggi, merkuri mampu menyebabkan diare, muntah dan kerusakan ginjal. Merkuri juga merupakan zat karsinogenik atau zat penyebab kanker.
2. Retionic acid atau asam retinoat
Zat ini banyak disalahgunakan dan terkandung dalam obat jerawat, peeling serta pemutih dengan mekanisme kerja pengelupasan kulit. Jika digunakan, retionic dapat menyebabkan kulit kering, rasa terbakar, dan teratogenik atau perkembangan tidak normal selama kehamilan pada embrio.
3. Hidrokinon
Hidrokinon kerap disalahgunakan dalam krim atau lotion pemutih dan pencerah kulit. Pada pemakaian jangka panjang atau penggunaan selama lebih dari enam bulan dengan dosis tinggi, dapat menyebabkan hiperpigmentasi terutama pada daerah kulit yang terkena sinar matahari langsung.
Hidrokinon juga dapat menimbulkan kulit berwarna berubah kehitaman atau ochronosis dengan kemungkinan tak bisa pulih kembali.
Hidrokinon dalam jumlah tinggi juga dilarang digunakan dalam kosmetik baik pada wajah maupun rambut karena penggunaan jangka menengah saja, seseorang berisiko terkena masalah kondisi vitiligo atau leukoderma (kehilangan pigmen sehingga kulit menjadi pucat tidak beraturan). Jika terakumulasi terlalu lama, hidrokinon dapat menyebabkan mutasi gen dan kerusakan DNA yang memungkinkan masalah karsinogenik.
Baca Juga: Bak Toko Kosmetik, Beauty Influencer Ini Pamer Koleksi Makeup Super Lengkap
4. Resorsinol
Resorsinol dapat menyebabkan iritasi kulit dan mengganggu sistem imun seseorang. Pemakaian resorsinol pada kulit yang terkena luka atau iritasi, dapat menyebabkan gejala seperti dermatitis, iritasi mata, kulut, tenggorokan, saluran pernafasan atas, peningkatan detak jantumg hingga hipotermia.
5. Diethylene Glycol (DEG)
DEG merupakan sesepora atau trace elements yang terdapat pada bahan baku gliserin atau polietilen oksida yang biasa digunakan pada pasta gigi. DEG bisa menjadi racun bagi manusia dan binatang karena dapat menyebabkan depresi sistem saraf pusat, keracunan hati dan gagal ginjal.
6. Bahan pewarna tertentu
Bahan pewarna merah K.3, merah K.10 dan jingga K.1 merupakan zat pewarna sintetis yang umunya digunakan sebagai zat pewarna kertas, tekstil, atau tinta.
Zat tersebut sering disalahgunakan pada produk lisptik atau dekoratif lain seperti pemulas kelopak mata dan perona pipi karena memiliki warna yang cerah. Ini merupaka zat karsinogenik terutama Merah K.1 atau Rodhamin B yang dalam konsentrasi tinggi, dapat menyebabkan kerusakan hati.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif