Suara.com - Menurunkan tekanan darah bisa dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari makan makanan sehat hingga berolahraga. Dalam hal ini, ada beberapa olahraga yang disebut bisa menurunkan tekanan darah tinggi.
Melansir dari Healthxchange, Png Eng Keat seorang fisioterapis di LIFE Centre, Singapore General Hospital (SGH) memberikan tips menurunkan tekanan darah dengan berolahraga. Berikut adalah olahraga yang membantu menurunkan tekanan darah, antara lain:
1. Olahraga Memompa Jantung
Olahraga yang memompa jatung seperti aerobik termasuk basket, tenis, jogging, berenang, dan bahkan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel lantai disebut bisa mengontrol tekanan darah. Lakukan sebanyak 150 menit olahraga ini dalam seminggu.
Saat melakukan olahraga ini mungkin tekanan darah akan meningkat, namun itu hanya terjadi sementara.
2. Olahraga Beban
Jenis olahraga lain yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi adalah latihan beban. Perlu diketahui bahwa latihan beban dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah untuk sementara waktu.
Namun dalam jangka panjang, latihan beban menurunkan tekanan darah dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.
Meski begitu, bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berolahraga. Apabila Anda mengalami nyeri dada atau sesak, pusing, kelelahan berlebihan, atau sesak napas yang parah, maka segera hentikan olahraga dan segera dapatkan bantuan medis.
Baca Juga: Top 5 Sport: Momentum Haornas 2020, PBSI Bidik Prestasi Tinggi
Sebelum memulai olahraga, usahakan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
"Setelah berolahraga, Anda benar-benar dapat melihat penurunan tekanan darah yang dapat bertahan selama berjam-jam. Ini dikenal sebagai efek hipotensi pasca-olahraga (PEH)," kata Png.
Selain olahraga, beberapa faktor penurun berat badan juga perlu diperhatikan seperti tetap menjaga pola makan sehat dan tertib dengan aturan dokter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut