Suara.com - Amerika Serikat kembali mengalami peningkatan kasus virus Corona secara signifikan, setelah sejumlah negara bagian membuka kembali kampus dan sekolah.
Dilansir ANTARA, wilayah negara bagian Iowa dan DAkota Selatan menjadi episentrum baru dalam beberapa pekan terakhir.
Iowa kini menjadi salah satu wilayah dengan tingkat infeksi tertinggi di negara tersebut, dengan 15 persen tes Covid-19 pekan lalu kembali positif.
Wilayah terdekatnya, Dakota Selatan melaporkan tingkat kasus positif 19 persen dan Dakota Utara 18 persen, menurut hitungan Reuters.
Lonjakan di Iowa dan Dakota Selatan dikaitkan dengan dibukanya kembali kampus-kampus di Iowa dan pawai motor tahunan di Sturgis, Dakota Selatan bulan lalu.
Kansas, Idaho dan Missouri juga menjadi 10 negara bagian teratas untuk tingkat tes positif.
Infeksi baru Covid-19 turun selama tujuh pekan berturut-turut di AS dengan tingkat kematian akibat Covid-19 sekitar 6.100 setiap pekan dalam sebulan terakhir.
Berdasarkan kapita, AS menempati urutan ke-12 di dunia untuk jumlah kematian, dengan 58 kematian per 100.000 orang, dan urutan ke-11 untuk jumlah kasus, dengan 1.933 kasus per 100.000 orang, demikian hitungan Reuters.
AS mengkonfirmasi jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia, dengan kini di atas 6,3 juta kasus, yang disusul oleh India dengan 4,3 juta kasus dan Brazil dengan 4,1 juta kasus. Hal serupa juga terjadi pada kematian akibat Covid-19 di AS.
Baca Juga: Anies: Hanya Tempat Ibadah di Kampung dan Komplek yang Boleh Dibuka
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS bulan lalu memperkirakan bahwa total kematian Covid-19 di AS bakal mencapai 200.000 - 211.000 pada 26 September.
Sementara itu, institut kesehatan Universitas Washington pekan lalu memprediksikan bahwa korban meninggal akibat Covid-19 di AS akan menyentuh angka 410.000 hingga akhir tahun ini.
Berita Terkait
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi