Suara.com - Berbagai cara dilakukan banyak perempuan untuk mengembalikan kekencangan organ kewanitaannya, mulai dari gerakan khusus seperti senam kegel, hingga penggunaan aneka herbal dan ramuan tradisional. Tapi, ada satu yang mungkin belum banyak diketahui, yaitu manfaat stem cell untuk mengencangkan vagina.
Ya, selama ini banyak orang mengenal stem cell sebagai terapi untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Tetapi, stem cell ternyata punya manfaat lain yang populer di dunia kecantikan, yaitu mengencangkan vagina.
Sel punca alias stem cell adalah sel induk di dalam tubuh yang mampu beregenerasi menjadi sel baru.
"Jadi kalau terapi pakai sel punca, sel-sel yang sudah sakit bisa diperbarui," kata dokter spesialis kandungan dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG dikutip dari siaran Instagram Prodia Stemcell pada Jumat (11/9/2020).
Khusus untuk peremajaan organ kewanitaan, menurut dr. Dinda, prosedur terapi stem cell bisa dilakukan melalui suntikan.
Mengencangkan organ kewanitaan ini bisa dilakukan oleh perempuan yang sudah memiliki anak dan merasa kekencangan otot-otot vaginanya mulai berkurang.
"Stem cell disuntikkan ke vagina sebanyak beberapa cc agar sel vagina bisa beregenerasi," kata dr. Dinda seperti dikutip dari Antara.
Stem cell bisa didapatkan dari tali pusat, sumsum tulang. atau lemak darah. Tapi menurut dr. Dinda, yang paling baik dari tali pusat.
"Di situ paling banyak stem cell, karena dari sel kecil yang membelah jadi bayi, segala sel bisa dibentuk dari situ," pungkasnya.
Baca Juga: Peneliti Unair Ungkap Potensi Stem Cell untuk Obat Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS