Suara.com - Kolesterol tinggi terjadi ketika seseorang memiliki banyak zat lemak yang disebut kolesterol dalam darahnya. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan berlemak, kurang olahraga, kelebihan berat badan, merokok dan minum alkohol.
Kadar kolesterol tinggi ini bisa menyebabkan masalah serius yang memengaruhi sirkulasi darah, seperti serangan jantung dan stroke.
Seseorang mungkin akan mengembangkan gejala penyakit jantung, seperti angina atau nyeri dada yang muncul saat aktivitas dan istirahat.
Organisasi kesehatan pun mencatat tanda lain kolesterol tinggi yang harus diperhatian selama olahraga. Anda mungkin merasa sakit di bagian betis selama olahraga dan akan hilang ketika istirahat.
Menurut NHS dilansir dari Express, telah memaparkan gejala utama angin antara lain:
- Terasa kencang atau tumpul bisa menyebar ke langan kiri, leher, rahang atau punggung.
- Dipicu oleh aktivitas fisik atau stres
- Berhenti dalam beberapa menit setelah istirahat
Terkadang, angina bisa mneyebabkan mual atau sesak napas. Jika Anda tidak yakin dengan kadar kolesterol dalam tubuh, Anda mengunjungi dokter atau melakukan tes medis.
Anda mungkin memerlukan obat untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh jika kadarnya terlalu tinggi. Tapi, pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan kolesterol tinggi.
Mengurangi makanan berlemak bisa membantu mengatasi kadar koelsterol tinggi, terutama makanan yang mengandung lemak jenuh. NHS telah menyarankan untuk mengonsumsi makanan ini lebih sedikit.
- Pai, daging, sosis dan daging berlemak
- Mentega, lemak babi dan ghee
- Krim dan keju keras, seperti cheddar
- Kue dan biskuit
- Makanan yang mengandung minyak kepala atau sawit
Sedangkan, Anda harus lebih banyak mengonsumsi ikan berminyak, roti dan pasta, kaccang dan biji-bijian serta buah dan sayuran.
Baca Juga: Waspada! Virus Corona Bertahan Hidup di Salmon Dingin 8 Hari
Selain itu, Anda juga harus olahraga minimal 150 menit seminggu. Anda bisa melakukan olahraga berjalan, renang dan bersepeda.
Berita Terkait
-
Perlindungan Maksimal Saat Olahraga: 5 Rekomendasi Sunscreen Tahan Keringat
-
Lari 100 Meter Naik Level: Dari Olahraga Jadi Hiburan Seru Bagi Anak Muda
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
5 Rekomendasi Smartband Murah untuk Olahraga, Fitur Lengkap Mulai Rp200 Ribuan
-
Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS