Suara.com - Hingga hari ini jumlah orang yang positif terinfeksi virus corona masih terus bertambah. Mereka yang meninggal akibat virus tersebut juga terus berjatuhan.
Sebuah situs data global baru COVIDSpreadingRates.org.menunjukkan, dalam waktu lima detik - setidaknya dua orang Amerika telah didiagnosis dengan virus corona. Hanya dalam satu menit, angka itu rata-rata melonjak menjadi 25.
Dalam satu hari, ada sekitar 36.000 kasus baru yang dikonfirmasi dari virus corona di AS saja. Terlepas dari perkiraan 4 dari setiap 5 kasus yang tidak terdeteksi dan tidak dilaporkan, menurut penelitian sebelumnya.
Dengan tingkat kematian sekitar 3 persen, menurut peneliti medis Johns Hopkins, sekitar 1.000 dari pasien tersebut tidak akan selamat dari penyakit tersebut.
Didukung dengan data yang dikumpulkan oleh para peneliti di Inggris, grafik interaktif baru yang diposting di COVIDSpreadingRates.org menampilkan tingkat kasus negara-demi-negara.
Grafik itu digambarkan sebagai tombol yang bergerak, meningkat di setiap interval. Setiap kali memperbarui halaman, ticker global dimulai kembali.
“Saya berharap orang-orang menjadi lebih sadar tentang seberapa cepat virus ini menyebar, terutama di beberapa negara,” kata desainer pengalaman data Jan Willem Tulp, yang membuat situs web tersebut.
Dia berharap infografik yang "nyata", akan menimbulkan "rasa urgensi dan tanggung jawab" pada orang-orang.
Penting untuk digaris bawahi, bahwa ini bukan tampilan kasus secara realtime. Analis data menarik jumlah kasus dari setiap negara selama seminggu pada tanggal 7 September, kemudian menghitung rata-rata totalnya dalam periode 24 jam untuk memberikan gambaran tentang berapa banyak infeksi yang terjadi per jam, menit atau detik, bergantung pada negaranya.
Baca Juga: Ngeri! Pocong Keliling Pasar Tangerang Siang Bolong: Awas Virus Corona
Di Barbados, misalnya, di mana kasus baru muncul sekitar sekali setiap dua hari, grafik bergerak tanpa terasa.
Tapi India atau Indonesia, pemirsa hampir tidak bisa mengikuti laju konstan. Bahkan Tulp menyebut studi visual sebagai "pembuka mata".
“Ada banyak visualisasi COVID di luar sana. Tapi banyak yang dashboard, map, atau common chart, ”ujarnya. “Apa yang menurut saya hilang adalah mendapatkan pemahaman intuitif untuk angka-angka ini. Apa artinya jika ada 600 kasus baru yang dilaporkan? ”
Situs web ini juga memungkinkan pengunjung untuk beralih untuk melihat kasus baru dalam proporsi dengan ukuran populasi, bukan jumlah keseluruhan negara - sebagai cara untuk meratakan bidang.
Dalam hal ini, negara-negara kecil yang tampaknya memiliki jumlah yang rendah secara keseluruhan dapat menyebarkan COVID-19 ke seluruh populasinya lebih cepat daripada negara-negara dengan populasi yang jauh lebih besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?