- Banyak orang baru sadar pentingnya kesehatan tubuh setelah muncul nyeri.
- Di Cardea, ditekankan bahwa kualitas gerak adalah fondasi kesehatan, bukan sekadar rajin berolahraga atau aktif secara fisik.
- Layanan Cardea mencakup berbagai jenis Pilates untuk membantu tubuh bergerak efisien, stabil, dan tahan terhadap cedera.
Suara.com - Banyak orang baru sadar pentingnya kesehatan tubuh setelah muncul nyeri punggung, postur memburuk, atau cedera saat berolahraga. Padahal, akar dari banyak masalah fisik sering kali sederhana: cara kita bergerak setiap hari.
Filosofi inilah yang dibawa Cardea Physiotherapy & Pilates lewat pembukaan cabang ke-7 mereka di Pekanbaru. Bukan sekadar studio latihan, Cardea mengusung pendekatan movement-based care — metode yang menempatkan kualitas gerak sebagai dasar dari hidup yang lebih sehat, kuat, dan berkelanjutan.
“Cardea lahir dari keyakinan bahwa bergerak dengan benar adalah fondasi kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Yurike Lanser, Founder Cardea Physiotherapy & Pilates. Menurutnya, tubuh yang dilatih dengan pola gerak yang tepat bukan hanya lebih bugar, tetapi juga lebih tahan terhadap cedera dan tekanan aktivitas harian.
Gerak Bukan Sekadar Aktif, Tapi Juga Tepat
Pembukaan Cardea Pekanbaru dirayakan dengan cara yang merefleksikan filosofi tersebut: lari 5 kilometer bersama komunitas pelari setempat. Aktivitas ini bukan hanya simbol gaya hidup aktif, tetapi juga pengingat bahwa tubuh perlu bergerak dengan teknik yang benar agar tetap aman dan efisien.
Acara berlanjut dengan sesi edukasi bertajuk “Move Right, Live Well” bersama Senior Physio-Pilates Instructor Cardea, Andree Sipahutar. Ia menekankan bahwa banyak orang rajin berolahraga, tetapi belum tentu memahami kualitas geraknya.
Gerakan yang terlihat sepele—cara berdiri, duduk, mengangkat barang, hingga teknik berlari—berpengaruh besar pada kesehatan jangka panjang. Ketika pola gerak kurang tepat dibiarkan terus-menerus, risiko nyeri kronis dan cedera meningkat.
Tubuh Dirancang untuk Bergerak Efisien
Pendekatan yang diusung Cardea berfokus pada asesmen gerak yang personal. Artinya, setiap orang punya kebutuhan berbeda tergantung postur, aktivitas harian, riwayat cedera, hingga tujuan kebugaran.
Baca Juga: Hobi atau Pencitraan? Fenomena Anak Muda yang Gonta-Ganti Hobi Demi Validasi
Di cabang Pekanbaru, Cardea menghadirkan berbagai layanan seperti Pilates for Posture, Pre-natal Pilates, Clinical Pilates, Rehab Pilates, hingga Pilates for Sport Performance. Seluruh program dirancang untuk membantu tubuh bergerak lebih efisien, stabil, dan seimbang.
Pendekatan ini penting, terutama di era modern ketika banyak orang menghabiskan waktu duduk lama di depan layar. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut mengubah postur alami tubuh dan memicu berbagai keluhan muskuloskeletal.
Investasi Jangka Panjang untuk Tubuh
Bergerak dengan benar bukan soal terlihat atletis atau fleksibel semata. Ini tentang bagaimana tubuh bisa mendukung kualitas hidup—mulai dari bekerja, mengurus keluarga, hingga menikmati hobi—tanpa dibatasi rasa nyeri.
Dengan menggabungkan fisioterapi dan Pilates berbasis ilmu gerak, Cardea ingin mengajak masyarakat melihat olahraga bukan hanya sebagai aktivitas pembakar kalori, tapi sebagai investasi jangka panjang untuk fungsi tubuh.
Karena pada akhirnya, kualitas hidup yang baik bukan hanya tentang hidup lebih lama, tetapi tentang bisa terus bergerak dengan nyaman di setiap fase kehidupan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua