Suara.com - Suplemen Rhea Health Tone disebut mampu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus mencegah infeksi Covid-19.
Pengamatan Suara.com, sejumlah marketplace dan e-commerce terlihat menjual suplemen ini dengan harga mulai Rp. 275.000 untuk ukuran 30 ml.
Eko Putro Sandjojo, salah satu pemegang saham di Rhea Pharmaceutical produsen RHT, mengatakan testimoni dari pengguna sangat bagus.
Hingga kini produk RHT kata Eko selalu ludes di pasaran, bahkan dikonsumsi oleh pasien Covid-19 yang sembuh dalam waktu 5 hingga 7 hari.
Meski begitu ia menegaskan RHT bukanlah obat Covid-19.
"Kita lebih klaim sebagai kesehatan, tapi masyarakat sekarang pakai, karena rata-rata yang pakai testimoninya 5 sampai 7 hari mereka sembuh, kecuali kalau ada TBC. Tapi lagi-lagi kita tidak boleh klaim, karena ini suplemen," tutur Eko, saat berbincang dengan Suara.com.
Seperti jenis imunomodulator lainnya, RHT juga memiliki manfaat baik bagi kekebalan tubuh.
"RHT sebenarnya suplemen yang didesain bukan untuk Covid-19 tapi didesain untuk kesehatan, jadi dia bisa membantu tekanan darah mencegah penyumbatan pembuluh darah, antioksidannya bisa mencegah potensi cancer," uajr Eko.
Menurut Eko RHT, bekerja memperkuat sel ACE 2 di tubuh manusia, sebagai reseptor atau pintu masuk virus atau bakteri yang menginfeksi manusia. Sama seperti Covid-19 yang masuk ke tubuh manusia melalui ACE 2 resptor yang ada di saluran pernapasan.
Baca Juga: Suplemen Rhea Health Tone Ramai Diperbincangkan, Benar Bisa Cegah Covid-19?
"Kebetulan Covid-19 masuknya lewat ACE 2, karena ACE 2 diperkuat, Covid-19 nggak bisa masuk akhirnya dia mati sendiri," jelas Eko.
Suplemen ini kata Eko sudah menjalani uji coba sejak Maret 2020 di University of Texas. Meski bukan SARS-CoV-2, namun ia mengklaim RHT sudah diuji terhadap virus yang serupa yakni infectious bronchitis virus (IBV) dan berhasil bekerja.
"Corona IBV ini secara PCR mirip Covid-19, berhasil, kemudian dibantu oleh perusahaan sains Singapura, kita melakukan uji in vitro terhadap Covid-19 di University of Texas dan berhasil, itu bagian dari phase 1 clinical trial kita," terang Eko.
Selain terhadap virus, suplemen ini sudah diuji kepada hewan dan sukses. Sarjana Teknik Elektro dari University of Kentucky itu juga menyebut suplemen ini sudah mendapatkan izin edar BPOM, dan berencana melakukan clinical trial phase 2 di beberapa rumah sakit Indonesia.
"Sekarang masih pembahasan protokol (clinical trial phase 2) mudah-mudahan bulan ini selesai, kalau bulan ini sudah selesai bisa dicoba ke volunteer," tutupnya.
Berita Terkait
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
5 Vitamin untuk Perempuan Jelang Menopause, Cocok Diminum sejak Usia 40-an
-
5 Rekomendasi Suplemen Anti Aging untuk Cegah Keriput dan Penuaan Dini
-
5 Suplemen untuk Atasi Rambut Rontok, Rambut Lebih Lebat dan Bebas Botak
-
5 Suplemen Cegah Penuaan Dini di Usia 40-an, Kulit Awet Muda tanpa Flek Hitam
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa