Suara.com - Leukemia merupakan salah satu jenis kanker darah yang cukup berbahaya. Ini terjadi akibat tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih abnormal akibat fungsi sumsum tulang terganggu.
Tapi, seorang bocah bernama Josh Stockhill asal Bristol, Inggris, berhasil mengatasi penyakit ini, bahkan hingga sebanyak dua kali. Dilansir Mirror, sekarang balita ini mulai masuk sekolah pertamanya pada Rabu (15/9/2020).
Pada usia 8 bulan, Josh didiagnosis dengan leukemia limfoblastik. Satu bulan setelah kemoterapi, bocah kecil ini mengalami sepsis, komplikasi berbahaya akibat infeksi.
"Kami diberitahu hanya ada kemungkinan 50/50 dia dapat berhasil selamat. Kami hampir kehilangannya pada usia 9 bulan," kata sang Ibu, Kirsty Knighton.
Kemudian, Josh kembali menjalani kemoterapi selama sembilan bulan. Awalnya dokter mengatakan bocah itu sudah dalam kondisi remisi, artinya di dalam tubuh Josh sudah tidak mengandung sel kanker.
Namun saat ia berusia dua tahun, Kirsty diberitahu dokter bahwa sel kanker Josh kembali. Sehingga tidak ada jalan lain selain transplantasi tulang untuk menyembuhkanya.
Setelah pencarian donor yang cukup sulit, mereka menemukan seorang pasien di Spanyol. Pasien donor ini pindah ke Bristol selama 8 bulan untuk operasi.
Sejak transplantasi, kondisi Josh semakin membaik, hingga akhirnya ia sudah bisa bersekolah layaknya bocah seusianya.
"Kami tidak tahu bagaimana masa depannya. Tapi dia anak yang periang. Dia sangat bersemangat untuk sekolah," sambung Kirsty.
Baca Juga: Studi Temukan Pasien Kanker Darah Berisiko Tinggi Meninggal akibat Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026