Suara.com - Mengaplikasikan vitamin A ke kulit disebut bisa memperbaiki masalah kerutan yang disebabkan oleh penuaan secara alami. Penerapan vitamin A ini juga dapat membantu meningkatkan produksi senyawa pembentuk kulit.
Melansir dari Science Daily, seseorang akan memiliki kerutan dan bintik coklat di area yang terkena sinar matahari. "Kulit manusia yang tidak terpapar matahari juga menua tetapi kurang dramatis," catat para peneliti.
"Dalam penuaan alami, kulit kehilangan penampilan mudanya dan menjadi lebih tipis, kendur, hingga keriput," imbuhnya.
Kulit yang menipis disebabkan oleh berkurangnya produksi protein kolagen dan dapat memperlambat penyembuhan luka, sehingga menimbulkan masalah kesehatan masyarakat.
Reza Kafi, MD, dan rekannya dari University of Michigan Medical School menilai keefektifan lotion vitamin A (retinol) pada 36 orang lanjut usia (rata-rata 87 tahun). Peneliti mengoleskan lotion yang mengandung 0,4 persen retinol ke lengan bagian dalam kanan atau kiri atas partisipan dan losion tanpa retinol ke lengan lainnya tiga kali seminggu selama 24 minggu.
"Retinol topikal memperbaiki kerutan halus yang terkait dengan penuaan alami," kata para penulis.
"Induksi glikosaminoglikan yang signifikan diketahui dapat menahan air secara substansial dan meningkatkan produksi kolagen yang bertanggung jawab untuk menghilangkan kerutan . Kulit yang mengalami penuaan di mana dirawat dengan retinol akan lebih tahan terhadap cedera kulit," imbuhnya.
Hasil penelitian tersebut telah dipaparkan dalam Archives of Dermatology.
Baca Juga: Zodiak Kesehatan Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2020: Capricorn Konsumsi Vitamin A
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata