Suara.com - Penularan Covid-19 di dunia dinilai semakin cepat terjadi. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan bahwa kasus baru Covid-19 melonjak pada pekan lalu dengan jumlah hampir 2 juta hanya dalam tujuh hari.
Dari statistik WHO ditunjukan, dalam kurun waktu 14-20 September, jumlah infeksi baru mencapai 1.998.897 kasus di seluruh dunia. Angka itu meningkat 6 persen dan menjadi jumlah kasus tertinggi yang dilaporkan dalam satu minggu sejak awal epidemi.
"Hampir semua wilayah di dunia, kasus baru meningkat minggu lalu, dengan Eropa dan Amerika melihat kasus baru membengkak masing-masing 11 dan 10 persen," kata WHO seperti dikutip dari Channel News Asia.
Hanya Afrika yang relatif tidak menunjukan tren kenaikan pada kasus baru. Afrika justru melaporkan penurunan 12 persen kasus baru dari seminggu sebelumnya.
Meski infeksi baru meningkat, angka kematian baru justru menurun. Sekitar 37.700 kematian baru akibat Covid-19 selama sepekan tercatat di seluruh dunia. Menurut WHO, jumlah itu turun 10 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
Penurunan angka kematian disebutkan banyak terjadi di Amerika, yang turun 22 persen dari minggu sebelumnya. Juga Afrika, di mana kematian baru turun 16 persen. Negara lainnya yang mengalami penurunan angka kematian yaitu Kolombia, Meksiko, Ekuador, dan Bolivia.
Sementara itu, Amerika masih menyumbang setengah dari semua kasus Covid-19 yang dilaporkan, dan 55 persen kematian di dunia.
Namun angka kematian akibat Covid-19 tidak menurun di Eropa. Beberapa negara tengah mengalami gelombang kedua infeksi, sementara itu jumlah kematian baru melonjak hingga lebih dari 4.000 selama periode tujuh hari, mengalami kenaikan 27 persen dibandingkan dengan seminggu sebelumnya.
Sejak virus corona pertama kali muncul di China akhir tahun lalu, virus itu telah menginfeksi lebih dari 31,7 juta orang di seluruh dunia dan telah menewaskan hampir 974.546 orang, menurut situs worldometers per 23 September 2020 pukul 00.34 GMT atau 07.34 WIB.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: AS Cetak Rekor Lagi, Tes Capai 1 Juta dalam Sehari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini