Suara.com - Terinfeksi virus corona Covid-19 sekaligus menderita flu musiman bisa meningkatkan risiko kematian hingga dua kali lipat.
Sebelumnya, infeksi virus corona Covid-19 diprediksi lebih parah dan agresif ketika memasuki musim dingin dan bersamaan dengan flu musiman.
Kini, penelitian dari Kesehatan Masyarakat Inggris menemukan sakit flu biasa ketika musim dingin bersamaan dengan serangan virus corona Covid-19 bisa memicu kondisi yang lebih buruk.
Pasien dengan dua penyakit itu bisa 2,27 kali lebih mungkin meninggal dunia dibandingkan meraka yang hanya terinfeksi virus corona Covid-19.
Selain itu, mereka juga lebih berisiko membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Karena itu, perlu melindungi semua orang dari ancaman flu musiman sekaligus virus corona.
Yvonne Doyle, direktur medis di Public Health England, telah memperingatkan seseorang berada dalam kondisi serius dan berbahaya bila menderita kondisi keduanya, flu musim dan infeksi virus corona.
"Orang yang paling mungkin terkena kedua infeksi ini adalah orang yang paling tidak mampu membeli vaksin flu," jelas Yvonne Doyle dikutip dari The Sun.
Menurut Yvonne Doyle, sangat berbahaya bila seseorang mengganggap influenza sebagai flu biasa. Karena, penyakit flu ini bisa menjadi serius, membutuhkan rawat inap, menyebabkan cacat permanen hingga kematian.
Dalam kondisi sekarang ini, vaksin flu sangatlah penting untuk membantu mengurangi penularan flu dan melindungi diri dari serangan ganda, yakni flu dan virus corona Covid-19.
Baca Juga: Ruam Kulit Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19, Kenali 7 Jenisnya!
Para ahli telah menemukan 58 kasus pasien dengan kedua penyakit itu, flu dan virus corona Covid-19 memiliki risiko kematian 43 persen lebih tinggi.
Sisi positifnya, ahli juga menemukan pasien flu 68 persen lebih kecil kemungkinannya tertular virus corona Covid-19 daripada populasi umum.
Para ahli berpikir hal itu bisa terjadi karena kedua virus bersaing untuk menginfeksi bagian tubuh yang sama dan saling mendorong keluar.
Teori lainnya adalah sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lebih prima terhadap semua serangan penyakit. Ketika seseorang jatuh sakit, maka kekebalan tubuhnya lebih baik melawan infeksi virus baru.
"Kini ada beberapa bukti infeksi virus corona Covid-19 yang bersamaan dengan influenza bisa memicu kondisi yang lebih buruk. Sehingga vaksin adalah cara terbaik untuk melindungi diri supaya tidak terserang flu, terutama pada kelompok yang rentan," jelas Profesor Jonathan Van-Tam, wakil kepala petugas medis.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru