Suara.com - Tikus bisa dilatih untuk membantu memerangi virus corona Covid-19 dengan cara mengendus penyakit mematikan tersebut.
Sebelumnya, hewan pengerat itu telah diakui bisa mengendus ranjau darat eksplosif yang tersembunyi. Kini, tikus perlu dididik untuk mendeteksi virus corona Covid-19 dengan cara mengendusnya.
Magawa, tikus raksasa Afrika ini memenangkan medali George Cross setelah menemukan 39 cucian dan 28 amunisi yang tidak meledak tahun ini berkat hidungnya yang sangat sensitif.
Kini, jenis tikus yang dikenal sebagai Tikus Pahlawan itu bisa mendapatkan pelatihan yang mengasah kemampuan hidungnya terhadap senyawa kimia dalam virus corona Covid-19.
Ilmuwan dari organisasi Apopo di Belgia dan berbasis di Tanzania bisa memberikan pelatihan yang dibutuhkan tikus dalam peperangan melawan virus corona Covid-19.
Meskipun rencana ini terdengar sangat aneh atau mustahil. Tapi, hewan pengerat ini telah terbukti mampu mengendus kasus awal tuberkulosis.
Ilmuwan pun berusaha mempekerjakan tikus untuk mengendus penyakit pada pasien di Tanzania. Hasilnya, tikus bisa mendeteksi virus pada lebih dari 40 persen kasus daripada tes rumah sakit.
Ceo Apopo, Christophe Cox pun berharap tikus bisa mengungkap kasus virus corona Covid-19 dengan cara serupa. Meskipun sekarang ini ia belum mengetahui peluang keberhasilannya.
"Pertanyaan mengenai apakah tikus bisa membantu mendeteksi virus corona itu selalu muncul. Tapi, saya belum tahu jawabannya. Saya hanya meyakini bila anjing bisa melakukannya, maka tikus juga bisa," jelas Christophe Cox dikutip dari Daily Star.
Baca Juga: Perubahan Bentuk Jari Bisa Jadi Tanda Kanker Paru dan 4 Terpopuler Lainnya
Menurut Christophe, tikus bisa mendeteksi atau mengendus penyakit apapun dengan bau yang unik atau tidak biasa.
Berita Terkait
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
Data Dukcapil: Penduduk Indonesia Terbanyak Berasal dari Shio Tikus
-
BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Saat Keluarga Menjadi Medan Perang: Ulasan Nyaliku Kecil Seperti Tikus
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari