Suara.com - Telur memiliki sumber protein yang lengkap. Tak heran telur sering menjadi makanan wajib binaragawan untuk membantu pembentukan otot.
Selain kaya akan protein, telur juga termasuk bahan makanan yang mudah dimasak. Semua hal itu memudahkan orang untuk menambahkan telur ke dalam menu makanan sehari-hari. Anda bisa merebus, menjadikan orek, atau menyantapnya dengan roti panggang.
Tapi agar nutrisi telur lebih optimal diserap tubuh, ada saat yang lebih baik dalam mengonsumsinya. Dikutip dari Times of India, berikut waktu yang pas untuk konsumsi telur.
1. Sarapan
Telur adalah menu sarapan yang sempurna, meski Anda kekurangan waktu. Hanya membutuhkan 5 hingga 10 menit untuk menyiapkan menu sarapan.
Selain protein, telur juga kaya akan nutrisi seperti seng, magnesium, dan zat besi. Sarapan kaya protein dapat membuat Anda tetap kenyang untuk waktu yang lebih lama, dan Anda akan dapat berkonsentrasi selama beraktivitas.
2. Setelah berolahraga
Makanan berprotein tinggi ini sangat cocok untuk menghilangkan rasa lapar pasca-olahraga. Karena bisa meningkatkan rasa kenyang, memberikan energi dan membantu perbaikan otot.
Tubuh membutuhkan lebih banyak nutrisi baik untuk memperbaiki dirinya sendiri dalam fase istirahat dan tidak ada yang lebih baik dari telur. Dua telur rebus utuh atau satu telur dadar dengan beberapa tomat, dan bayam bisa jadi pilihan untuk memulihkan energi.
Baca Juga: Jangan Abaikan Rambut Rontok, Konsumsi 2 Bahan Makanan Ini Setiap Hari!
3. Malam hari
Berdasarkan beberapa penelitian, telur bisa menjadi pilihan ngemil setelah makan malam. Sementara menurut penelitian lainnya telur dapat menyebabkan sulit tidur. Gangguan tidur setelah makan telur adalah hal biasa di antara orang yang menderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD).
Kandungan lemak pada kuning telur dapat menyebabkan iritasi dan dapat menyebabkan gangguan pada tidur. Namun, menurut beberapa penelitian lain, makan telur di malam hari dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat