Suara.com - Makanan jadi sumber utama energi bagi tubuh. Tetapi pada pasien penyakit tertentu, terutama pasien kanker, terkadang beberapa jenis makanan dilarang konsumsi karena dikhawatirkan kandungan zat di dalamnya bisa memperparah kondisi kesehatan.
Ahli gizi Dr. dr. Fiastuti Witjaksono Sp.GK menjelaskan bahwa kanker sangat bergantung dari pola hidup, terutama makanan yang dikonsumsi. "Kanker bukan penyakit menular. Kebiasaan atau pola hidup yang sama dapat merupakan faktor risiko kanker," katanya dalam diskusi virtual Kanker Payudara beberapa hari lalu.
Banyak orang tentu menghindari penyakit mematikan itu. Karenanya, tak sulit menemukan rumor kesehatan mengenai cara terhindar dari kanker atau juga makanan yang tidak boleh dikonsumsi pasien. Namun, menurut Fiastuti, rumor tersebut belum tentu sesuai dengan fakta. Sehingga beberapa hanya menjadi mitos. Ia memaparkan beberapa di antaranya yang banyak beredar di masyarakat mengenai konsumsi makanan terkait kanker.
1. Makan sayur dan buah saja bisa menghilangkan kanker
Ia menegaskan bahwa pemahaman itu mitos. Makan sayur dan buah saja menyebabkan pasien lemas karena kalori dari buah dan sayur tidak mencukupi untuk kebutuhan energi dan untuk mengganti organ tubuh yang rusak. Sayur dan buah mengandung berbagai zat yang dapat menurunkan risiko kanker, tetapi sayur dan buah harus menjadi bagian dari pola makan sehat bersama dengan makanan lainnya.
2. Pasien kanker tidak boleh minum susu
Faktanya, susu tidak berbahaya bila dikonsumsi oleh pasien kanker. Susu termasuk bahan pangan lengkap. Pada pasien kanker yang kesulitan mengonsumsi makanan biasa, dapat menggunakan susu sebagai pengganti makan untuk memenuhi kebutuhan energinya. Dokter Fiastuti menjelaskan bahwa beberapa susu pengganti bahkan mempunyai komposisi makanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
3. Pasien kanker tidak boleh makan telur
Telur juga tidak berbahaya dikonsumsi oleh pasien kanker. Justru bisa menjadi sumber protein terbaik, terutama bagian putih telur. Fiastuti menyarankan, pasien kanker sebaiknya tidak konsumsi kuning telur lebih dari satu buah perhari. Karena mengandung kolesterol tinggi. Untuk mendapatkan komposisi protein yang tinggi, putih telur dapat dikonsumsi dalam jumlah sesuai kebutuhan.
4. Pasien kanker tidak boleh makan daging merah
Beberapa penelitian mendapatkan bahwa daging merah terutama yang diproses dapat meningkatkan risiko kanker (karsinogenik). Tetapi pada kondisi tertentu, seperti anemia, dan pasien tidak menyukai sumber protein lain, maka daging merah dapat dikonsumsi.
5. Pasien kanker tidak boleh makan ayam
Ayam menjadi bahan makanan tinggi protein. Daging ayam dapat menjadi alternatif lauk pauk bagi pasien kanker. Pilihlah daging ayam tanpa lemak dan tanpa kulit.
Baca Juga: Pasien Kanker Tidak Bisa Langsung Mendapatkan Vaksin Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan