Suara.com - Lonjakan infeksi virus corona masih menghantam sejumlah negara. Dilihat dari situs worldometers.info, grafik pertumbuhan kasus di seluruh dunia masih fluktuatif.
Penambahan kasus Covid-19 di dunia per Selasa (6/10), tercatat 277.965 orang dengan angka kematian sebanyak 4.817 jiwa. Hampir setengah dari infeksi baru juga kematian harian itu berasal dari India Amerika Serikat, dan Brasil.
India mengalami penambahan kasus baru sebanyak 72.106 dan kematian 991 jiwa. Amerika Serikat 35.985 kasus dan kematian baru 638 jiwa. Sementara Brasil mencatat 28.642 infeksi harian dan 721 jiwa kematian dalam satu hari.
Di Asia Tenggara, lonjakan kasus juga dialami Malaysia. Negeri Jiran itu tercatat mengalami 691 infeksi baru dalam satu hari kemarin, menjadi penambahan kasus terbanyak sejak pandemi masuk ke negara tersebut.
Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan, tiga dari kasus baru itu berasal dati luar negeri, sementara sisanya melalui transmisi lokal. Jumlah kasus Covid-19 di Malaysia kini sebanyak 13.504 orang.
Meskipun begitu, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menyatakan, pemerintah belum mempertimbangkan untuk melakukan penguncian nasional lagi.
Dalam pidato nasional yang disiarkan televisi, kemarin, Muhyiddin menjelaskan bahwa hal itu dapat menyebabkan runtuhnya sistem sosial dan ekonomi bangsa.
Malaysia pernah lakukan penguncian yang disebut perintah kontrol gerakan (MCO) pada 18 Maret, dengan sekolah dan kegiatan bisnis terpaksa ditutup untuk mengekang penyebaran virus corona. Kemudian dikurangi menjadi MCO bersyarat dan MCO pemulihan (RMCO), di mana hampir semua sektor ekonomi kembali beroperasi.
Fase RMCO Malaysia dijadwalkan akan diberlakukan hingga 31 Desember.
Baca Juga: Klarifikasi Charly Van Houten, Dituduh Nyanyi dan Langgar Protokol Covid
Perdana Menteri, dalam pidatonya, menjelaskan, alih-alih MCO berskala nasional, pihak berwenang justru akan memberlakukan MCO tertarget (TEMCO) di wilayah dengan jumlah kasus tinggi.
“Saya yakin kesiapan sistem kesehatan kita akan memungkinkan kita untuk mengelola pandemi COVID-19 tanpa harus menutup sistem ekonomi seperti yang dilakukan sebelumnya. Saat ini pemulihan ekonomi berjalan dengan baik. Keputusan apa pun yang diambil harus mempertimbangkan penghidupan 15 juta penduduk yang bekerja,” ujarnya.
Malaysia menjadi negara kelima dengan kasus Covid-19 terbanyak di antara sepuluh negara lain di Asia Tenggara. Malaysia berada di bawah Filipina, Indonesia, dan Myanmar. Berikut daftar kasus Covid-19 di negara Asia Tenggara.
- Filipina 326.833 kasus; meninggal 5.865 jiwa
- Indonesia 311.176 kasus; meninggal 11.374 jiwa
- Singapura 57.830 kasus; meninggal 27 jiwa
- Myanmar 20.033 kasus; meninggal 471 jiwa
- Malaysia 13.504 kasus; meninggal 141 jiwa
- Thailand 3.600 kasus; meninggal 59 jiwa
- Vietnam 1.098 kasus; meninggal 35 jiwa
- Kamboja 280 kasus
- Brunei Darussalam 146 kasus; meninggal 3 jiwa
- Laos 23 kasus
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah