Suara.com - Filipina mengalami tren penurunan jumlah kasus baru dalam beberapa pekan terakhir, meskipun angka kasus baru tinggi.
Dilansir Anadolu Agency, jumlah kasus Covid-19 di Filipina menjadi 329.637 pada Rabu, setelah ada penambahan 2.825 infeksi baru.
Departemen Kesehatan Filipina mengatakan mayoritas kasus baru berasal dari Metro Manila, sebanyak 1.031, kutip the Philippine Star.
Disusul kemudian oleh Cavite 243 kasus, Batangas 238 kasus, Bulacan 173 kasus dan Rizal 159 kasus.
Jumlah kasus baru Covid-19 di Filipina menurun menjadi kurang dari 3.000 setiap harinya dalam beberapa pekan terakhir, kecuali pada 28 September dan 4 Oktober.
Filipina juga mencatat 437 orang kembali pulih dari Covid-19, sehingga total kepulihan menjadi 273.723.
Sementara 60 nyawa melayang karena Covid-19 di Filipina, sehingga total kematian menjadi 5.925.
Saat ini terdapat 49.989 kasus aktif di Filipina, 85,9 persen di antaranya mengalami gejala ringan, 9,4 persen tidak menunjukkan gejala, 1,5 persen kasus berat, dan 3,3 persen dalam kondisi kritis.
Hingga saat ini Filipina telah menggelar uji diagnostik terhadap 3,73 juta orang.
Baca Juga: Jokowi Teken Perpres, Kewenangan Vaksin Covid-19 Dipegang Menkes Terawan
Bagaimana dengan Indonesia? Dalam keterangan resmi dari pemerintah, jumlah kasus Covid-19 hingga saat ini mencapai 315.714.
Jumlahnya bertambah 4.538 orang dari kemarin, berdasarakan pemeriksaan 44.212 spesimen hari ini.
Spesimen ini diperiksa di 343 laboratorium dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 232 lab, Tes Cepat Molekuler (TCM) di 80 lab dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 31 lab.
Dari jumlah itu, ada tambahan 98 orang meninggal.
Sehingga total menjadi 11.472 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 3.854 orang yang sembuh sehingga total menjadi 240.291 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Berita Terkait
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah