Suara.com - Selain menularkan lewat darah dan hubungan intim, HIV/AIDS juga menular melalui air susu ibu (ASI) ke bayi. Nasib malang dialami bayi yang disusui oleh teman perempuan ibunya yang menderita HIV/AIDS.
Seorang perempuan di Harare Zimbabwe diduga sengaja menularkan virus HIV ke bayi temannya, yang baru berusia 10 bulan.
Bayi dititipkan kepadanya untuk diasuh sementara pada Agustus lalu, seperti diwartakan Dailymail, Rabu (7/10/2020).
Saat bayi menangis ketika bermain bersama teman-temannya, perempuan tersebut mulai menyusui bayi itu di depan anak-anak lainnya.
Perempuan yang tidak diketahui namanya itu diduga tahu kondisinya jika ia terinfeksi HIV positif, tapi entah dengan alasan apa ia mengabaikan risiko dan menyusui bayi tersebut.
Satu dari anak yang melihat kejadian itu akhirnya melaporkan peristiwa itu ke polisi. Sebelum dituduh menularkan virus, perempuan tersebut dituduh melakukan penganiayaan anak di bawah umur.
Akhirnya perempuan itu didakwa dengan menularkan HIV secara sengaja dan didenda sebesar 500 USD atau setara Rp 3,7 miliar sebelum persidangan pada 16 Oktober mendatang dimulai.
Sementara itu perempuan dengan HIV positif memang tidak disarankan menyusui bayinya secara langsung karena berisiko menularkan.
Meski begitu hal ini masih menjadi perdebatan, karena belakangan peneliti menyebut jika ibu dengan HIV positif tetap bisa menyusui bayinya, dengan syarat ia menjalani terapi obat antiretroviral.
Baca Juga: Diklaim Penyebab Kanker, Perusahaan Bedak Ini akan Ganti Rugi hingga Rp 2 T
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut