Suara.com - Anak-anak maupun orang dewasa menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar, baik komputer maupun ponsel. Hal itu terlebih dengan berlakunya sistem belajar di rumah.
Kondisi ini tentu dapat menimbulkan dampak berbahaya bagi kesehatan, mental, dan otak pada anak-anak.
Jadi, berapa lama waktu yang sehat untuk di depan layar komputer?
Dilansir dari Insider, sementara tidak ada pedoman pasti tentang seberapa banyak waktu di depan komputer bagi orang dewasa, para ahli memiliki rekomendasi berdasarkan usia bagi anak-anak.
Rekomendasi berikut ini dibuat untuk memastikan waktu di depan komputer tidak mengganggu perkembangan anak.
0 hingga 18 bulan
Bayi di bawah 18 bulan tidak boleh berada di depan layar komputer atau ponsel kecuali untuk obrolan video dengan anggota keluarga.
"Sebaliknya, rekomendasinya adalah fokus mendorong mereka untuk bermain, membaca, dan interaksi antara orang tua dan anak," kata Angela Mattke, MD, dokter anak di Mayo Clinic Children's Center.
18 hingga 24 bulan
Baca Juga: Tren baru Kesehatan Mental, Peluk Sapi Untuk Dapatkan Ketenangan
Pada usia ini, anak-anak dapat memiliki beberapa waktu di depan layar, tetapi harus dibatasi untuk menonton konten pendidikan dengan diawasi orangtua atau pengasuhnya.
"Kami menyarankan untuk fokus pada mengekspos anak-anak ke program dan aplikasi berkualitas tinggi seperti PBS Kids, Sesame Workshop, dan hal-hal yang dibahas di Common Sense Media," kata Mattke.
2 hingga 5 tahun
Pada tahap ini, anak-anak dapat mulai memiliki waktu bermain di depan layar di luar pendidikan, tetapi harus dibatasi.
The American Academy of Child & Adolescent Psychiatry merekomendasikan waktu lebih dari satu jam pada hari kerja dan tiga jam pada akhir pekan.
Di atas 5 tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial