Suara.com - Kacang garbanzo atau chickpea, atau orang Indonesia lebih mengenalnya sebagai kacang arab, termasuk dalam jenis kacang-kacangan yang bisa menjadi sumber protein nabati. Kacang yang jadi camilan khas di negara-negara Timur Tengah sejak 7.500 tahun silam ini juga mengandung banyak nutrisi, mulai dari serat, karbohidrat, asam folat, zat besi, fosfor, mangan, kalium, dan magnesium.
Selain menjadi camilan yang praktis dikonsumsi, kacang arab juga bisa dijadikan tambahan pada sup, salad, ataupun sandwich. Dan di balik rasanya yang lezat, gurih, dan renyah, ada segudang manfaat kacang arab yang bisa Anda peroleh. Ini dia berbagai manfaat kacang arab, seperti dikutip dari Alodokter.
1. Mengontrol berat badan
Manfaat kacang arab yang pertama adalah membantu mengontrol berat badan. Jumlah kalori kacang ini relatif rendah, sehingga konsumsi kacang ini tidak akan menambah berat badan Anda secara signifikan. Selain itu, protein dan serat yang ada pada kacang arab juga berperan dalam meningkatkan proses metabolisme dan mengurangi nafsu makan. Dengan begitu, berat badan Anda akan lebih terkontrol.
2. Mengontrol kadar gula darah
Kacang arab juga bisa membantu mengontrol kadar gula dalam darah lantaran kacang ini memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak akan menaikkan gula darah secara drastis. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari risiko menderita penyakit diabetes.
Tidak hanya itu, kandungan serat dan proteinnya juga dapat berperan dalam pengendalian dan metabolisme gula darah. Serat dapat melambatkan penyerapan gula di dalam usus, sementara protein diketahui dapat mengaktivasi proses metabolisme gula dalam tubuh.
3. Mendukung fungsi sistem pencernaan
Kacang arab juga bermanfaat untuk mendukung fungsi pencernaan. Kandungan serat yang ada mampu meningkatkan jumlah bakteri baik atau probiotik dan mencegah pertumbuhan bakteri jahat pada usus. Hal tersebut bisa mengurangi risiko berbagai masalah pencernaan, mulai dari sembelit, irritable bowel syndrome, hingga kanker usus besar.
4. Mengurangi risiko penyakit jantung
Kacang arab juga dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Kacang arab mengandung serat, magnesium, dan kalium, nutrisi-nutrisi yang diketahui memiliki peran besar terhadap kesehatan jantung, yaitu membantu mencegah tekanan darah tinggi dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Dua hal itu merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung.
5. Mencegah penyakit kanker
Mengonsumsi kacang arab secara rutin diduga dapat membantu mengurangi risiko terjadinya jenis kanker tertentu, misalnya kanker usus besar, kanker paru-paru, dan kanker payudara. Manfaat kacang arab yang satu ini diduga berasal dari kandungan senyawa saponin yang diketahui dapat menghambat pertumbuhan tumor.
Selain itu, kacang arab juga dapat meningkatkan produksi butirat di dalam tubuh. Butirat adalah asam lemak yang berpotensi untuk mengurangi peradangan pada sel-sel di usus besar, sehingga mampu menurunkan risiko terjadinya kanker usus besar.
Baca Juga: Konsultan Gizi Mengingatkan, Ini Lho Makanan yang Bisa Sebabkan Kanker!
Akan tetapi, jika Anda memiliki alergi terhadap legum, seperti kacang tanah, kacang kedelai, atau kacang polong, kemungkinan besar Anda juga akan alergi pada kacang arab. Jadi, penting untuk mengawasi ada tidaknya reaksi alergi setelah makan kacang arab, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya