Suara.com - Banyak orang sering tertukar dengan istilah osteoporosis dan Osteoarthritis. Ini lantaran keduanya menyerang bagian tubuh yang hampir sama.
Sementara itu, BPOM Amerika Serikat akhirnya menyetujui remdesivir jadi obat Covid-19. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal Health Suara.com. Berikut ini kabar terpopuler lainnya.
1. Sama-sama Menyerang Tulang, Ini Bedanya Osteroporosis dan Osteoarthritis
Banyak diderita terutama oleh lansia, faktanya masih banyak orang yang tidak tahu atau mengenal lebih dalam mengenai apa itu osteoporosis. Penyakit yang dikenal sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam ini seringkali dianggap sama dengan osteoarthritis. Padahal, keduanya sangat berbeda, meski sama-sama menyerang tulang.
Dokter Rehabilitasi Medik dr. Arif Soemarjono,M.D, Sp.KFR, FASCM mengatakan osteoporosis adalah kondisi di mana massa tulang berkurang, atau lebih dikenal dengan pengeroposan tulang, yang menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah, lalu pada akhirnya menyebabkan kelumpuhan.
2. BPOM AS Setuju Remdesivir Jadi Obat Covid-19, Ahli: Tapi Bukan Obat Ajaib!
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah sepenuhnya menyetujui remdesivir sebagai obat Covid-19, setelah selama ini hanya dijadikan obat dalam kondisi darurat.
Remdesivir disetujui sebagai obat pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dengan batas usia 12 tahun ke atas dan dengan berat minimal 40 kilogram.
Baca Juga: Dua Daerah di Calon Ibu Kota Negara Ini Ternyata Rawan Penularan Covid-19
3. Virus Corona Punya 'Pintu Alternatif' untuk Memasuki Sel Manusia!
Selama ini, hal yang diketahui adalah virus corona bergantung pada reseptor ACE2 untuk masuk ke sel di dalam tubuh manusia,
Namun ternyata, ada cara lain yang melibatkan dua protein manusia dan satu protein virus. Ini dapat meningkatkan kemamapuan SARS-CoV-2 untuk memasuki sel, bereplikasi, dan menyebabkan penyakit.
4. Ini Risiko yang Mengintai Jika Ibu Hamil Minum Kopi Berlebihan
Kopi menjadi minuman favorit banyak orang, termasuk ibu hamil. Meski banyak yang tak menyarankan ibu hamil untuk minum kopi, nyatanya tak sedikit yang mampu berpaling dari minuman ini, terutama di pagi hari. Lalu, adakah risiko jika ibu hamil terlalu banyak minum kopi?
Kopi mengandung kafein yang dapat menimbulkan gejala kecemasan, kecanduan, insomnia atau susah tidur, jantung berdetak kencang, gangguan pencernaan, tekanan darah tinggi, sering pipis, migrain dan tremor. Pada ibu hamil, kafein dapat menembus plasenta dan bisa berdampak pada janin yang dikandung. Merangkum dari Alodokter, inilah beberapa risiko yang mungkin terjadi jika ibu hamil minum kopi secara berlebihan.
5. Update Corona Dunia, Minggu 25 Oktober: 14% Angka Kematian Terdapat di Asia
Update Covid-19 di dunia hingga hari ini, Minggu, 25 Oktober 2020, pandemi virus Corona baru itu telah menginfeksi 217 negara di dunia.
Dalam situs worldometers.info hingga Minggu, 25 Oktober 2020 pukul 00.34 GMT atau 07.34 WIB, infeksi virus corona telah mengenai lebih dari 42,9 juta orang di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang